Unduh Aplikasi

Dua Kubu Serikat Pekerja Bongkar Muat di Singkil Rebutan Lahan

Dua Kubu Serikat Pekerja Bongkar Muat di Singkil Rebutan Lahan

ACEH SINGKIL - Puluhan masa Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) menggeruduk Pabrik Kelapa Sawit milik PT. Runding Putra Persada Aceh Singkil, di kawasan jalan lintas arah Kecamatan Singkohor, Sabtu (5/11) siang.

Massa FSPTI yang mendatangi perusahaan tersebut mengajukan protes lantaran bongkar muat kelapa sawit di perusahaan itu tidak melibatkan mereka, tetapi malah memakai jasa Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI) yang menurut mereka sudah tidak lagi diakui keberadaanya.

Alexander, Koordinator Aksi FSPTI meminta pihak perusahan menghentikan aktifitas bongkar muat yang dilakukan SPTI sebab mereka mengklaim sebagai pihak yang seharusnya berhak atas pekerjaan tersebut.

"Kami minta perusahaan mengkaji ulang, organisasi kami lah seharusnya yang berhak, kami yang diakui oleh Disnaker, sebelum ada keputusan jangan ada aktifitas bongkar muat oleh mereka," kata Alexander sembari menunjukkan bukti-bukti ke absahan organisasi mereka.

Atas fasilitasi aparat kepolisian dan TNI, perwakilan masa akhirnya bersedia melakukan dialog dengan pihak perusahaan, mereka diterima oleh Humas T. Jefrry Siregar dan Kepala Tata Usaha Pabrik Kelapa Sawit tersebut, sayang mediasi itu tak menemui titik temu.

Usai pertemuan, T.Jefri Siregar menyebutkan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan SPTI sejak tahun 2013 silam, setelah itu datang pihak FSPTI juga meminta mereka yang menangani bongkar muat, dialog sudah dilakukan tetapi diantara keduanya belum ada kesepahaman.

"Untuk sementara bongkar muat kami tangani sendiri, sampai nanti ada keputusan dari Disnaker siapa yang sah atau solusi lain melalui mediasi. Intinya kami juga ingin segera ada titik temu sehingga perusahaan tidak terganggu," harap Jefri.

Sempat terjadi ketegangan antara pekerja SPTI dengan Satuan Pengamanan (Satpam) Perusahaan, insiden itu terjadi lantaran mereka meminta bongkar muat tidak diambil alih perusahaan. Untungnya insiden tersebut tak sampai membesar.

Komentar

Loading...