Unduh Aplikasi

Dua Caleg di Aceh Jaya Diduga Masih Berstatus Pendamping Lokal Desa

Dua Caleg di Aceh Jaya Diduga Masih Berstatus Pendamping Lokal Desa
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH JAYA - Dua calon legislatif di Kabupaten Aceh Jaya diduga masih berstatus sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2019. Informasi yang diterima AJNN, hingga akhir Januari 2019, kedua oknum caleg tersebut masih bekerja sebagai salah satu pendamping lokal desa di Kecamatan Setia Bakti dan Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya.

Keduanya tercatat dalam Daftar Calon Tetap (DCT), anggota DPRK Aceh Jaya daerah pemilihan 4 Kabupaten Aceh Jaya, meliputi Kecamatan Setia Bakti, Darul Hikmah dan Sampoiniet dari partai nasional.

Ketua Panwaslih Aceh Jaya, Kamaruzzaman mengaku belum mendapatkan laporan terkait dugaan caleg masih bekerja sebagai pendamping lokal desa di Aceh Jaya.

"Kami belum terima laporannya, jadi kami anggap tidak ada kasus caleg yang masih bekerja di PLD di Aceh Jaya," kata Kamaruzzaman, Jumat (29/3).

Kamaruzzaman, berjanji akan segera menindaklanjuti temuan tersebut jika ada laporan, dan apabila terbukti tentunya akan ada sanksi sesuai undang-undang yang berlaku.

Untuk diketahui, salah satu persyaratan untuk menjadi caleg yaitu wajib mengundurkan diri sebagai kepala daerah, wakil kepala daerah, pegawai negeri sipil, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara, yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali.

Pendamping desa dan pendamping lokal desa (PD/PLD) merupakan lembaga pemerintahan di bawah Kementerian Desa Republik Indonesia yang anggarannya bersumber dari APBN.

Komentar

Loading...