Unduh Aplikasi

Dua Atlet Bulutangkis Aceh ke Audisi PB Djarum di Surabaya

Dua Atlet Bulutangkis Aceh ke Audisi PB Djarum di Surabaya
Dua atlet Aceh asal Meulaboh yang dikirimkan PBSI Aceh ke Audisi PB Djarum

BANDA ACEH - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh kembali mengirimkan atlet-atlet bulutangkis muda berbakat ke audisi PB Djarum di Surabaya, Sabtu (19/10) mendatang.

Atlet muda yang dikirimkan tersebut adalah peraih medali pada ajang Kejurprov bulutangkis Aceh beberapa waktu lalu.

Seperti sebelumnya, team seleksi atlet Pengprov PBSI Aceh melakukan pemantauan secara simultan terhadap atlet-atlet muda berbakat yang mengikuti berbagai tournament bulutangkis. Hingga akhirnya memperoleh nama atlet yang diproyeksikan untuk dibina lebih lanjut.

"Untuk kali ini dua atlet muda Aceh yang mendapat kesempatan mengikuti audisi PB Djarum adalah Dian Ramadhani dan Yuga Gustisyah, keduanya berasal dari PB Teuku Umar Meulaboh," kata Ketua umum Pengprov PBSI Aceh, Nahrawi Noerdin, Kamis (17/10).

Nahrawi menyampaikan, Dian Ramadhani merupakan peraih medali emas tunggal putri kelas anak-anak pada Kejurprov bulutangkis Aceh 2019. Sedangkan Yuga Gustisyah peraih medali perak pada tunggal putra kelas anak-anak.

Saat memberikan arahan, Nahrawi menginginkan para atlet harus selalu menjaga kesehatan dan fokus pada proses audisi. Mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik kalian, jangan gentar, tetap bersemangat, dan jangan mudah menyerah, menjaga etika dan sopan santun.

"Saya orangtua kalian, para guru, kami semua, dan seluruh rakyat Aceh mendo’akan agar kalian menjadi yang terbaik," imbuh Nahrawi.

Nahrawi menjelaskan, audisi PB Djarum memang menjadi target utama Pengprov PBSI Aceh untuk penempatan magang dan mengasah kemampuan atlet muda asal Aceh.

Kata Nahrawi, PB Djarum merupakan salah satu klub bulutangkis terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan nasional. Selain dihuni para atlet-atlet kelas dunia, PB Djarum juga memiliki metode pembinaan yang sangat baik dan modern.

Tidak hanya menekankan pada kemampuan teknis, klub ini juga memberi perhatian yang cukup baik bagi keberlangsungan pendidikan formal yang ditempuh atlet.

"Jadi ini tempat yang ideal untuk atlet kita menimba ilmu," tutur Nahrawi.

Untuk diketahui, PB Djarum merupakan klub bulutangkis bereputasi internasional yang sudah puluhan tahun menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet bulutangkis Indonesia yang bereputasi dunia.

Klub bulutangkis yang bermarkas di Kudus (Jawa Tengah) ini secara rutin menggelar audisi untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat dari seluruh Indonesia setiap tahunnya.

Atlet yang lolos seleksi selanjutnya akan mendapatkan beasiswa, diasramakan serta mengikuti program latihan yang dirancang dan ditangani oleh pelatih-pelatih terkemuka di markas PB Djarum.

Berdasarkan data dari sektetariat Pengprov PBSI Aceh, dari delapan atlet muda Aceh yang saat ini sedang ditempatkan untuk magang di beberapa club ternama di pulau Jawa, tercatat ada tiga orang di PB Djarum.

“Mereka menjadi bagian dari atlet yang kita panggil pulang untuk memperkuat kontingen bulutangkis Aceh yang akan bertanding di PORWIL dan Pra PON awal bulan depan di Bengkulu," pungkas Nahrawi.

Komentar

Loading...