Unduh Aplikasi

Dua Anggota DPR RI Asal Aceh Duduk di Komisi III

Dua Anggota DPR RI Asal Aceh Duduk di Komisi III
Anggota Komisi III bersama Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto: Ist

BANDA ACEH - Dua anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam dan Nasir Djamil diberikan kepercayaan oleh partainya untuk untuk duduk di Komisi III. Penyampaian nama-nama anggota komisi itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda penetapan nama-nama anggota Fraksi dalam alat kelengkapan dewan (AKD) dilaksanakan hari ini, Selasa (29/10).

DPR periode 2019-2024 sebelumnya telah membentuk 11 Komisi dan enam badan serta 66 pimpinan komisi dan badan.

Salah seorang anggota DPR RI yang masuk dalam komisi III, Nazaruddin Dek Gam mengatakan amanah yang diberikan oleh partainya akan dijalankan dengan sebaik mungkin. Baginya ini merupakan tanggungjawab yang harus mampu dijalankan untuk mengawal proses pemerintahan yang berkaitan dengan komisi III.

"Saya sudah diperintahkan oleh PAN untuk duduk di komisi III," kata Nazaruddin Dek Gam, Selasa (30/10).

Dek Gam--sapaan akrab Nazaruddin--mengaku bersyukur mendapat kepercayaan dari fraksinya duduk di Komisi III, yang membidangi hukum, HAM dan keamanan. Untuk itu, ia akan memastikan keamaan di Aceh bisa terjaga dengan baik.

"Saya akan menjalankan tugas ini dengan baik seusai dengan kepercayaan yang sudah diberikan
dan bekerja semaksimal mungkin," ujarnya.

Selain itu, Dek Gam mengaku akan siap membela kaum yang tertindas, dan siap bekerja sama dengan mitra kerja demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

"Saya ingin memastikan Aceh harus aman, dengan keamanan yang terjamin, saya yakin investor ke Aceh akan datang dengan sendirinya," ujarnya.

Presiden Persiraja ini juga mengatakan masyarakat wajib merasakan kenyamanan dan aman dalam segala bidang. Apalagi Aceh merupakan daerah bekas konflik, sehingga keamanan harus menjadi perhatian utama.

"Citra Aceh daerah aman harus selalu dikampanyekan, tujuanya agar investor terus datang ke Aceh," ujarnya.

Dek Gam mengaku dalam waktu dekat ini agenda yang paling utama adalah melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri. Nanti dalam kesempatan itu, ia juga akan menitipkan keamanan Aceh.

"Saya akan menitipkan keamanan Aceh yang selama ini sudah sangat baik agar dapat dipertahankan," ujarnya.

Komentar

Loading...