Unduh Aplikasi

Dua Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pelecehan Seksual

Dua Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pelecehan Seksual
Polisi memperlihatkan barang bukti dan pelaku saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap dua pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Kedua pelaku tersebut berinisial YF (21), dan FS (20), keduanya warga Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Trinugraha Herlambang mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada 4 Februari 2019 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB, PB yang merupakan korban berusia 15 tahun tersebut menerima telepon dari dari nomor telepon yang mengaku Yusri (saksi).

Orang yang mengaku Yusri ini mengajak ketemuan PB dan juga disuruh mengajak temannya AY (korban 15 tahun) untuk datang ke jembatan, tepatnya di Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

“Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba kedua korban ini tidak bertemu dengan orang bernama Yusri, tapi malah bertemu dengan YF dan FS. Saat itu kedua korban ini dipisahkan oleh kedua pelaku tersebut,” kata Kasat Reskrim saat jumpa pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (21/3).

Sambungnya lagi, saat keduanya berhasil dipisahkan, saat itulah kedua pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap kedua korbannya ini. Saat itu, korban mengatakan kepada pelaku kalau ada warga yang membawa senter.

“Ketika korban mengatakan hal tersebut, lalu kedua pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

Setelah kedua orangtua korban ini mengetahui kejadian tersebut, pada 5 Maret 2019 lalu, kemudian melaporkan kejadian itu ke Reskrim Polres Lhokseumawe. Setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya menangkap pelaku di rumahnya masing-masing tepatnya di Kabupaten Bireuen.

“Untuk kedua pelaku ini disangkakan pidana Pasal 47 qanun Aceh nomor 6 tahun 2004 tentang hukum jinayat, dengan ancaman pidana uubat ta’zir cambuk paling banyak 90 kali atau denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara paling lama 90 bulan,” ungkap Kasat.

Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...