Unduh Aplikasi

Dr Terawan, Ditolak IDI Dipilih Jokowi sebagai Menkes

Dr Terawan, Ditolak IDI Dipilih Jokowi sebagai Menkes
Foto: Ist

BANDA ACEH - Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pusat Ikatan Dokter Indonesia (IDI), rupanya pernah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo terkait permintaan menolak pengangkatan Dr Terawan Agus Putranto sebagai Menteri kesehatan.

Penolakan ini disampaikan MKEK Pusat IDI, melalui surat bersifat rahasia dengan nomor 0059/PB/MKEK/09/2019 tanggal 30 September 2019 lalu, serta ditandatangani langsung oleh Ketua MKEK, Dr Broto Warsito, DTM&H, MPH.

Dalam surat itu, Broto Warsito menuturkan permintaan tersebut didasari atas pemberitaan dari surat kabar detikhealth.com pada 22 September 2019, yang menyebutkan nama-nama enam calon Menteri Kesehatan yang akan diusulkan pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

"Bila diperkenankan kami ingin menyarankan agar dari usulan calon-calon tersebut, mohon kiranya Bapak Presiden tidak mengangkat Dr Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) sebagai Menteri Kesehatan," tulis Broto Warsito.

Adapun alasan yang mendasari saran yang diutarakan Broto yaitu, karena Terawan Agus Putranto, saat ini sedang dikenakan sanksi akibat melakukan pelanggaran etik kedokteran.

Kendati demikian, Broto Warsito tidak menyebutkan pelanggaran etik apa yang telah dilakukan oleh Terawan Agus Putranto. Ia hanya menyebutkan bahwa sanksi itu merupakan keputusan dari MKEK Pusat, pada tahun 2018 lalu.

"Sanksi tersebut tertera dalam Keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran PB IDI No. 009320/PB/MKEK-Keputusan/02/2018 tanggal 12 Februari 2018," sebutnya.

"Saran ini disampaikan dengan tetap menghargai dan menghormati keputusan Bapak Presiden RI sesuai dengan kewenangan yang berlaku. Semoga saran ini dapat dipertimbangkan sebaik-baiknya," tutup Broto Warsito.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...