Unduh Aplikasi

DPRK Temukan Harga Gas 3 Kg di Aceh Barat Capai Rp 40 Ribu

DPRK Temukan Harga Gas 3 Kg di Aceh Barat Capai Rp 40 Ribu
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Sejumah warga di Kabupaten Aceh Barat mengeluhkan mahalnya harga jual gas elpiji 3 kilogram. Pasalnya gas yang khusus untuk warga miskin itu dijual mencapai Rp 40 ribu. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk kawasan Aceh Barat hanya Rp 18 ribu per tabung.

Seperti yang diungkap oleh salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Ahmad Yani. Dimana di Kecamatan Woyla Barat, harga jual gas dijual bervariasi dari Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per tabung.

Ia menjelaskan harga tersebut sangat tinggi dan tidak sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan. Bahkan warga terpaksa membeli karena menjadi kebutuhan, apalagi gas tersebut sangat langka di pangkalan.

"Mahalnya karena gas 3 kg sangat langka di pangkalan, warga akhirnya terpaksa membeli di pengecer tidak resmi," kata Ahmad Yani, Jumat (1/5).

"Kelangkaan gas jika harga subidi, ada gas jika harga non subsidi, praktik-praktik pengecer yang tidak sehat,” tegasnya lagi.

Akibat kelangkaan gas tersebut, ia mengusulkan adanya evaluasi terhadap Pertamina dalam penyaluran gas selama ini, apalagi munculnya pengecer-pengecer liar di luar pangkalan.

Ia juga meminta kepada Pertamina untuk menambah kuota gas elpiji 3 kg selama Ramadan ini, sehingga kelangkaan gas teratasi dan tidak ada lagi praktik liar.

“Kami minta kepada pertamina untuk menambah kuota gas elpiji tiga kilo. Karena gas ini menjadi kebutuhan masyarakat miskin di Aceh Barat,” sebutnya.

Selain itu, ia menilai ada keanehan dalam penjualan gas 3 kg itu, dimana di pangkalan warga yang membeli gas antri begitu lama, namun tidak kebagian karena langka, tapi disatu sisi gas ditemukan dipengecer ilegal.

“Kasihan ibu-ibu, mereka antri berjam-jam untuk mendapat gas di pangkalan. Tapi tidak mendapatkan gas, namun di kios-kios malah ada yang jual gas,” ungkapnya.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...