Unduh Aplikasi

DPRK Pijay: Pecat Oknum PNS Yang Terlibat Gelapkan Beras Bantuan

DPRK Pijay: Pecat Oknum PNS Yang Terlibat Gelapkan Beras Bantuan
Fakhruzzaman Hasballah. Foto: Muksalmina

PIDIE JAYA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, Fakhruzzaman Hasballah mengatakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang terlibat dalam kasus pengelapan beras bantuan bencana alam wajib dipecat.

"Pegawai yang terlibat dalam kasus penjualan beras bantuan bencana ini wajib di pecat dari PNS," kata Fakhruzzaman Hasballah kepada AJNN, Selasa (23/1).

Dikatakannya, beras tersebut adalah bantuan untuk masyarakat korban bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Jadi apapun alasannya, beras itu tetap tidak boleh dijual, apalagi keluar dari daerah pendistribusian bantuan tersebut.

Ketua Partai Amanat Nasional Pidie Jaya itu juga tidak dapat menerima alasan Kepala BPBD Pidie Jaya, M Nasir yang mengatakan di Pidie Jaya tidak ada yang sanggup menampung beras bantuan tersebut.

Baca: Kepala BPBD Pijay: Beras Dikeluarkan Tanpa Sepengetahuan Saya

"Di Pidie Jaya tidak ada yang menampung beras bantuan? Itu bukan alasan. Kalaupun dijual ke luar Pidie Jaya, kenapa tidak ada dokumennya," katanya.

Menurutnya, penjualan beras tersebut adalah penzaliman terhadap masyarakat Pidie Jaya yang dilakukan oleh oknum pegawai BPBD.

"Ini adalah penzaliman terhadap masyarakat Pidie Jaya yang dilakukan oleh oknum pegawai di BPBD. Jadi oknum pegawai yang terlibat dalam kasus ini wajib dipecat," tegas Fakhruzzaman.

Ia juga meminta kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus pengelapan beras bantuan bencana itu.

"Yang sipil itu juga harus diproses, mereka juga terlibat sebagai penadah. Dan yang lebih penting, kasus ini tidak boleh didamaikan," ujarnya.

Komentar

Loading...