Unduh Aplikasi

DPRK Pidie Sahkan KUA-PPAS dan RAPBK 2017

DPRK Pidie Sahkan KUA-PPAS dan RAPBK 2017

PIDIE - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie sahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (R-APBK) Pidie 2017.

Pengesahan KUA-PPAS dan RAPBK itu dutetapkan dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRK setempat, Rabu malam (22/12).

DPRK bersama Pemkab Pidie menetapkan R-APBK Pidie 2017 senilai Rp 2.219.372.102.909. Jumlah tersebut disepakati setelah dilakukan pembahasan bersama oleh Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kelompok kerja masing-masing sebelum disahkan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) R-APBK Pidie 2017.

Berdasarkan Laporan Badan Anggaran DPRK Pidie sebelum pembahasan, sektor pendapatannya dirincikan sebesar Rp 2.132.464.094.564, setelah dibahas bersama bertambah Rp 8.901.292.453 sehingga Pendapatan menjadi 2.141.365.388.017.

Selain itu, pada pos Belanja juga bertambah, di mana sebelum pembahasan sebesar Rp 2.198.891.316.709, setelah dibahas bertambah sebesar Rp 20.480.786.200, sehingga menjadi Rp 2.219.372.102.909. Jumlah ini membuat Defisit sebesar Rp 78.006.714.892.

Begitu juga pada pos pembiayaan, penerimaan sebelum pembahasan sebesar Rp 66.427.222.145. Setelah dilakukan pembahasan bertambah menjadi Rp 11.579.492.747, sehingga menjadi Rp 78.006.714.892. Sedangkan pada pos Pembiayan pengeluaran nihil dan menjadi surplus RP 78.006.714.892 sehingga menutupi angka defisit.

Sebelum KUA-PPAS dan R-APBK Pidie 2017, tiga fraksi juga menyampaikan pandangan akhir baik PA, Nasdem dan Gabungan. Ketiga fraksi tersebut menyatakan menerima rancangan PPAS dan R-APBK Pidie 2017 untuk disahkan menjadi qanun Kabupaten Pidie.

Pantauan AJNN, sidang paripurna ditutup langsung Ketua DPRK Pidie Muhammad AR, S.PdI dihadiri anggota dari 40 anggota DPRK Pidie sementara dari eksekutif dihadiri Plt Bupati Pidie, Dr. H. Munawar A. Djalil, Sekda Amiruddin, anggota seluruh SKPK dan sejumlah pejabat lainnya.

Komentar

Loading...