Unduh Aplikasi

DPRK Desak Pemkab Pidie Segera Tangani Saluran Irigasi di Tangkueng

DPRK Desak Pemkab Pidie Segera Tangani Saluran Irigasi di Tangkueng
Mahdi SP. Foto: AJNN/Salman

PIDIE - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Mahdi SP mendesak pemerintah agar secepat mungkin menangani saluran irigasi dan pintu air di Gampong Tangkueng, Kecamatan Sakti yang telah jebol akibat diterjang banjir.

Saluran irigasi tersebut merupakan jaringan dari irigasi Barona Jaya yang mengairi ke lahan sawah di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kembang Tanjong, Sakti, Mutiara dan Simpang Tiga. Luas lahan sawah mencapai ribuan hektar.

Jebol saluran irigasi tersebut merupakan masalah besar bagi petani karena ini penamaan padi musim tanam gadu, apabila tidak ditangani akan mengakibatkan gagal panen.

Politisi muda dari Partai Amanat Nasioanal (PAN) menambahkan, sesuai dengan Perpres, di tengah wabah Covid-19, presiden meminta petani agar terus melakukan produksi tanaman pangan khususnya padi untuk menjaga stok beras terpenuhi secara nasional.

"Ini persoalan serius bagi masyarakat jadi pemerintah wajib segera menindalanjuti supaya tidak terjadi gagal panen," kata Mahdi kepada AJNN, Selasa (2/6).

Apalagi laporan masyarakat, kata Mahdi, saat ini tanaman padi sudah berumur 40 hari sehingga sangat membutuhkan pasokan air yang cukup.

"Puluhan warga dari Kecamatan Kembang Tanjong telah berupaya membersihkan sisa konstruksi saluran irigasi yang telah jebol namun pasokan air ke persawahan masih belum tercukupi," ujar Mahdi.

Komentar

Loading...