Unduh Aplikasi

PEMBANGUNAN 11 RUAS JALAN PRIORITAS

DPRK Bener Meriah: Selama Indonesia Merdeka, Warga Samar Kilang Belum Merasakan Infrastruktur Jalan

DPRK Bener Meriah: Selama Indonesia Merdeka, Warga Samar Kilang Belum Merasakan Infrastruktur Jalan
Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah, Tgk Husnul Ilmi. Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam

BENER MERIAH - Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah, Tgk Husnul Ilmi mengapresiasi langkah pemerintah Aceh yang akan menangani pembangunan 11 ruas jalan di Aceh yang salah satunya rusa jalan Simpang Tiga Redelong - Pondok Baru - Samar Kilang.

Menurut Husnul, dukungan yang dia berikan sebagai pimpinan DPRK sangat beralasan karena masyarakat di wilayah Samar Kilang sudah lama mendambakan jalan itu dibangun, apalagi jembatannya.

"Selama Indonesia merdeka, masyarakat Kecamatan Syiah Utama, khususnya Samar Kilang belum merasakan nikmat kemerdekaan terutama infrastruktur jalan," ujar Husnul Ilmi kepada AJNN, Kamis (27/2) di ruang kerjanya.

Selain jalan ada juga jembatan yang sangat penting bagi masyarakat di daerah tersebut. Jembatan yang ada saat ini merupakan jembatan darurat yang panjangnya 150 meter dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Husnul mengungkapkan bahwa hasil Hasil Musrenbang beberapa waktu yang lalu di tingkat kecamatan terungkap kalau masyarakat disana membutuhkan jalan dan jembatan.

"Padahal untuk mengangkut hasil komoditi pertanian ke kabupaten tetangga membutuhkan kendaraan roda empat," ujar politisi PKB yang mewakili Dapil III (Bandar, Mesidah, Syiah Utama, Bener Kelipah dan Permata).

Masyarakat di sana, kata Husnul, berharap jembatan bisa diselesaikan lebih dulu, hal ini sesuai dengan hasil Musrenbang kecamatan. Jika jembatan baru selesai maka hasil pertanian berupa padi, pinang dan kemiri bisa mereka jual ke kabupaten tetangga yaitu Aceh Timur.

Beberapa anggota DPRK Bener Meriah saat foto bersama dengan pimpinan Ramung Institute, Waladan Yoga (kemeja biru). Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam

Hal hampir serupa juga disampaikan oleh anggota komisi C DPRK Bener Meriah, Salwani. Menurut politisi PDIP itu, secara umum jalan beberapa ruas jalan di Bener Meriah sudah cukup bagus, namun masih memerlukan perawatan. Untuk kawasan dari Redelong - Pondok Baru - Samar Kilang memang memerlukan perhatian khusus karena masih belum bagus.

Sementara itu anggota komisi B, Kasim menyampaikan hal yang sama terkait pembangunan jalan ke Samar Kilang, namun dirinya meminta pemerintah Aceh juga melakukan terobosan jalan baru yang dari Samar Kilang menuju Aceh Utara.

"Saya mengagas jalan alternatif yang lebih dekat, kalau bisa, dari Mesidah ke Aceh Utara yang dimulai dari Pondok Baru, Alur Putih, Simpur yang tembus ke Krueng Keureuto dengan jarak tempuh 32 Km," ujar politisi PKB yang duduk di komisi B bidang pertanian.

Daerah ini sangat subur, bahkan Pemerintah Bener Meriah berencana melakukan kegiatan sawah baru lokasi tersebut. Jika ini terwujud maka wilayah tersebut menurut Kasim akan berkembang.

Hal ini dibenarkan oleh anggota DPRK Bener Meriah dari partai Aceh Yusmuha, menurut Yusmuha, potensi kekayaan alam di kawasan Bener Meriah yang berbatasan langsung dengan Aceh Utara tersebut sangat besar.

"Secara historis hubungan antara Bener Meriah dan Aceh Utara serta Aceh Timur sejak dulu sudah punya hubungan yang sangat dalam," ujarnya.

Komentar

Loading...