Unduh Aplikasi

DPRK Banda Aceh Sahkan APBK 2017 Rp 1,2 Triliun

DPRK Banda Aceh Sahkan APBK 2017 Rp 1,2 Triliun

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyetujui pengesahan anggaran pendapatan dan belanja Kota Banda Aceh (APBK) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 1,2 triliun lebih.

Pengesahan tersebut dilakukan setelah enam fraksi menyetujui rancangan APBK menjadi APBK 2017 dalam sidang paripurna DPRK Banda Aceh, Jumat (16/12).

Enam fraksi dewan yang menyatakan menerima pengesahan APBK tersebut, yakni Fraksi Partai Nasdem, Fraksi Partai Aceh, Fraksi Partai Demokrat,

Serta, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) - Gerindra, Fraksi Partai Persatuan Amanat Nasional, dan Fraksi Gabungan Partai Golkar dan Partai Damai Aceh.

Royes Ruslan dalam pendapat akhir fraksinya menyatakan anggaran yang disahkan tersebut harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya terutama dalam meningkatkan ekonomi dan infrastruktur.

"Kami berharap agar anggaran yang telah disetujui itu benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata politisi partai Demokrat tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar meningkatkan koordinasi antara SKPD terutama dalam melaksananan program-progam sehingga tidak ada kendala yang terjadi.

"Saling koordinasi sangat diperlukan dalam membuat planing pembangunan, sehingga tidak ada kendala-kendala dalam pengerjaannya," jelasnya.

Selain itu, Royes Ruslan juga meminta kepada dinas pasar untuk melakukan penertiban pasar sehingga para pedagang bisa tertib dan lingkungan pasar bisa higienis.

"Kami meminta agar seluruh pasar agar difungsikan dan penempatan penjual yang telah ditentukan sehingga tidak ada yang berjualan di atas trotoar yang dinilai menganggu keindahan kota," katanya.

Sementara Ketua fraksi PKS-Gerindra Irwansyah dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah kota Aceh perlu kerja keras serta meningkatkan SDM Baitul Mal Banda Aceh dalam mengarap potensi zakat di kota Banda Aceh. Serta meningkatkan pemahaman kepada wajib zakat dan muzakki.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada Baitul Mal Banda Aceh dengan pencapaian penerimaan zakat yang terus meningkat setiap tahunnya, bahkan peningkatan telah dicapai lebih baik dari daerah lain di provinsi Aceh," jelas politisi PKS tersebut.

Selain itu, fraksi PKS-Gerindra DPRK Banda Aceh menilai peningkatan target PAD Kota Banda Aceh dari 209 Milyar pada tahun 2016 menjadi 240 Milyar pada tahun 2017 sudah melalui pertimbangan yang sangat matang, dikarenakan memang selama ini masih ada sektor-sektor potensi PAD yang belum tergarap maksimal.

"PAD dari sektor zakat yang ditargetkan sebesar 18 Milyar pada tahun 2017 ini, meskipun sudah tinggi namun masih jauh dari potensi. Apalagi potensi zakat di Banda Aceh bisa mencapai 100 milliar jika digarap secara maksimal, dan kami juga menyampaikan apresiasi instansi terkait yang telah berupaya meningkatkan PAD Banda Aceh," imbuhnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...