Unduh Aplikasi

DPRK Banda Aceh Minta Proyek IPAL di Gampong Pande Dihentikan

DPRK Banda Aceh Minta Proyek IPAL di Gampong Pande Dihentikan
Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta agar proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berada di gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja segera dihentikan.

"Dari hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dihadiri tim pemerintah kota Banda Aceh, LSM dan lembaga peduli sejarah pada awal September 2017, kami sepakat agar proyek IPAL segera dihentikan sementara," kata Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah, Senin (9/10).

Selain itu, kata Politisi Demokrat itu, pemerintah kota Banda Aceh juga diminta untuk menurunkan tim penyelamatan situs kerajaan Islam yang didedikasi di abad ke 12 yang berada di gampong Pande.

"Pemko diharapkan mengambil langkah-langkah guna melakukan koordinasi dan mencari solusi dengan kementerian terkait untuk mengevaluasi pembangunan IPAL tersebut," ujarnya.

Arif juga mengatakan DPRK Banda Aceh juga sepakat untuk segera membahas Qanun baik itu inisiatif DPRK atau usulan Pemerintah Kota Banda Aceh yang mengatur pelestarian situs sejarah di Kota Banda Aceh.

"Kita juga akan melakukan diskusi yang melibatkan semua unsur sehingga bersepakat bahwa Gampong Pande dan perbatasan Gampong Jawa dijadikan situs sejarah kota Banda Aceh," ungkap Arif Fadillah.

Komentar

Loading...