Unduh Aplikasi

PEMERINTAH ACEH BANGUN 11 RUAS JALAN

DPRK Aceh Jaya Dukung Revitalisasi Ruas Jalan Jantho - Lamno

DPRK Aceh Jaya Dukung Revitalisasi Ruas Jalan Jantho - Lamno
Ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem D. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Pemerintah Aceh berencana melakukan revitalisasi 11 ruas jalan prioritas, pelaksanaannya akan dimulai pada 2020 dan diproyeksikan tuntas pada 2022 sebagaimana yang tertuang dalam RPJMA Pemerintah Aceh.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran Rp 2,47 triliun lebih, pembangunannya sendiri akan dilaksanakan dengan sistem kontrak tahun jamak atau multiyears (MYC).

Baca: Pembangunan 11 Ruas Jalan Prioritas Optimalkan Aksebilitas, Mobiltas dan Produktivitas Masyarakat

Salah satu ruas jalan yang akan direvitalisasi tersebut yaitu ruas jalan Jantho - Lamno batas Aceh Jaya, sepanjang 66,33 kilometer. Tuntasnya jalur ini pada 2022, diharapkan akan mengakselerasi pergerakan masyarakat dan produktivitas ekonomi, wilayah Barat Selatan Aceh menuju Lintas Timur.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya mendukung dan berharap dan segera terealisasi.

"Pada prinsipnya kita sangat mendukung, namun kita berharap program itu agar dapat segera diselesaikan," kata Ketua DPRK Aceh Jaya Muslem D kepada AJNN, Kamis (13/2) malam.

Katanya, ruas Jalan Jantho (Aceh Besar) - Lamno (Aceh Jaya) merupakan salah satu ruas jalan baru yang dibangun Pemerintah Aceh, sebagaimana yang telah direncanakan sejak Gubernur Aceh Ibrahim Hasan.

"Jadi kami selaku perwakilan rakyat sangat mengharapkan jalan tersebut dapat diselesaikan dimasa pemerintahan saat ini," pintanya.

Apalagi, tambah Muslem, mengingat jalur lintas Geurutee mulai sulit dilalui akibat sering longsor dan mulai sempit sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

Kata dia, yang perlu dikoreksi bahwa, berdasarkan SK Gubernur tentang pembangunan jalan Strategis Provinsi yang berada di Aceh Jaya, hanya satu saja yaitu Jalan Jantho - Lamno.

"Maka kami mengharapkan dengan cepat selesainya ruas jalan tersebutsehingga tahun berikutnya dapat dimasukkan pembangunan ruas jalan lain ke SK Gubernur," pungkas Muslem.

Komentar

Loading...