Unduh Aplikasi

DPRK Aceh Barat Tak Bacakan Hasil Pansus RSUCND Meulaboh dalam Sidang Paripurna

DPRK Aceh Barat Tak Bacakan Hasil Pansus RSUCND Meulaboh dalam Sidang Paripurna
RSUDCND Meulaboh. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat tidak membacakan hasil Pansus rumah sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh dalam rapat Paripurna yang berlangsung pada Selasa, (7/7).

Namun hasil Pansus tersebut langsung diserahkan kepada ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi olehtim pansus.

Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi, mengaku hasil pansus tersebut telah diterimanya, namun pihaknya sengaja tidak membacakan dalam paripurna guna menghindari politisasi hasil pansus terhadap RSUCND .

“Kita tidak membacakannya tadi, karena jangan sampai ada kepentingan politik yang berdampak buruk ke depannya,” kata Samsi Barmi, kepada wartawan.

Samsi menjelaskan, hasil pansus tersebut yang jelas merupakan rekomendasi dari tim pansus yang diketuai oleh Said Rizqi Saifan untuk ditindak lanjuti.

Karena itu, kata dia, yang terpenting dilakukan adalah menindaklanjuti hasil tersebut sesuai dengan rekomendasi yang diberikan tim pansus, dalam menyelesaikan persoalan di rumah sakit itu.

“Hasilnya banyak, ada terkait masalh alat medis, terutama itu yang menjadi persoalan seperti pengadaan alkes dengan anggaran besar namun tidak difungsikan. Jadi nanti ini kita tindak lanjuti ke depan bagaimana ini tidak mubazir. Yang terpentingkan hasil ini menjadi tolak ukur untuk membenahi rumah sakit sebagaimana harapan warga,” ungkapnya.

Sementara itu ketua Pansus RSUDCND Meulaboh, Said Rizqi Saifan menjelaskan pihaknya sebagai tim pansus telah bekerja dan telah menyerahkan hasil di dalam rapat paripurna.

Dikatakannya, saat ini hasil pansus tersebut telah menjadi urusan kelembagaan lantaran telah diserahkan ke pada pimpinan DPRK.

Said membenarkan hasil pansus tersebut tidak dibaca guna menghindari adanya kepentingan-kepentingan politik yang dapat merugikan hasil tersebut.

“Untuk masalah ini telah kita serahkan kepada ketua dan ini menjadi pruduk hukum kedepan terhadap tindak lanjutnya,” kata Said Rizqi Saifan, kepada wartawan.

Dikatakan Said, dalam hasil pansus tersebut ada beberapa hal besar disampaikan menjadi temuan, seperti Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), alat kesehatan, persoalan adminstrasi rumah sakit dan beberapa hal lainnya termasuk honorer rumah sakit tersebut.

Komentar

Loading...