Unduh Aplikasi

DPRK Aceh Barat Dorong Pemkab Tetapkan HET Daging Meugang 140 Ribu Per Kilo

DPRK Aceh Barat Dorong Pemkab Tetapkan HET Daging Meugang 140 Ribu Per Kilo
Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi. Foto: AJNN/Darmansyah

ACEH BARAT - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, meminta pemerintah kabupaten setempat menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) daging meugang tahun ini tidak melampaui Rp.140.000 per kilogramnya.

Ketua DPRK setempat, Samsi Barmi, mengatakan dirinya juga sepakat jika meugang kali ini ditiadakan, dan jika pun dilakukan hanya di desa masing-masing.

Menurutnya, di tengah mewabahnya Coronavirus Disease (Covid 19) saat ini ,pembatasan sosial dengan penerapan physical distancing memang harus dilakukan guna memutuskan mata rantai penyebarannya.

"Untuk dilakukan di desa saya sepakat. Tadi bupati juga sudah menyampaikan laporannya ke Plt Gubernur, tentang meugang ditiadakan dan kalaupun ada dilakukan di desa," kata Samsi Barmi, diruang kerjanya.

Menurut Pang Romi--sapaan akrab Samsi Barmi-- perlunya penetapan HET tertinggi itu dilakukan mengingat ekonomi masyarakat yang tidak menentu, apalagi saat ini yang paling dirasakan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Ia kwatir, pada meugang kali ini harga daging yang dijual oleh pedagang di desa-desa lebih mahal dari tahun sebelumnya.

Namun, kata dia, jika bisa kegiatan tersebut langsung dilakukan oleh pemerintah desa dengan sistem penjualan daging subsidi khusus bagi masyarakat ekonomi lemah dengan harga paling mahal Rp100.000 per kilogram nya.

"Kalau secara aturan memungkinkan lebih bagus penjualan daging dilakukan oleh desa, dengan harga subsidi 100 ribu per kilo khusus masyarakat ekonomi lemah," kata dia.

Komentar

Loading...