Unduh Aplikasi

DPRA Tak Puas dengan Jawaban Gubernur Aceh

DPRA Tak Puas dengan Jawaban Gubernur Aceh
Rapat paripurna Khusus DPRA. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) belum merasa puas atas jawaban dari Gubernur Aceh terhadap pertanyaan hak Interpelasi DPRA. Mereka menilai jawaban yang disampaikan itu terlalu normatif.

Ketua DPRA, Muharuddin menyampaikan semua anggota dewan yang hadir dalam paripurna merasa belum puas dengan jawaban Gubernur Aceh tersebut, sehingga forum menyepakati akan meminta jawaban kembali dan juga terkait pertanyaan yang berkembang dalam paripurna.

"Semua merasakan belum puas dengan jawaban tersebut, karena perlu tanggapan dan jawaban Gubernur Aceh langsung, kita harapkan hari Senin bisa dijawab," kata Muharuddin kepada wartawan usai memimpin sidang paripurna, Kamis (28/6).

Kata Muharuddin, dalam paripurna juga ada beberapa item yang berkembang dan juga menjadi persoalan .

Karena itu, semestinya sidang hari ini DPRA bisa bertatap muka langsung dengan gubernur sehingga lebih terasa memuaskan, tetapi kalau diwakili oleh Wakil Gubernur maka persoalan spesifik tidak bisa dijawab, sebab banyak masalah yang hanya gubernur sendiri mengetahuinya.

"Sebenarnya kita berharap antara DPRA dengan Gubernur Aceh bisa bertatap muka langsung," ujarnya.

Muharuddin menuturkan, jika nantinya dalam sidang paripurna  kedepan Gubernur tetap tidak hadir, maka akan ada mekanisme lain yang dibawa ke rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRA untuk mengambil keputusan bersama.

"Seperti apa nantinya, atau bahkan menggunakan hak angket, itu juga tergantung dari forum," imbuhnya.

Komentar

Loading...