Unduh Aplikasi

DPRA Minta Pemerintah Aceh Perkuat Perlindungan Terhadap Anak

DPRA Minta Pemerintah Aceh Perkuat Perlindungan Terhadap Anak
Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Hampir setiap bulan media massa di Aceh dihiasi dengan berita kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik kekerasan seksual maupun kekerasan lainnya. 

Terbaru, adalah kasus pemerkosaan terhadap tiga anak yang dilakukan oleh tiga laki-laki di Banda Aceh dan kasus pemerkosaan terhadap seorang ibu dan pembunuhan terhadap anaknya yang terjadi di Aceh Timur. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA),  Dahlan Jamaluddin meminta Pemerintah Aceh untuk memperkuat perlindungan terhadap anak di Aceh, penguatan tersebut bisa dilakukan dengan konsolidasi semua pihak terkait yang ada di Aceh. 

Pemerintah Aceh juga harus memperkuat perlindungan secara psikologis kepada korban setelah terjadinya kekerasan.

"Kita semua punya keluarga, dengan kondisi sekarang, anak-anak kita di rumah juga terancam," kata Dahlan Jamaluddin dalam keterangannya kepada AJNN, Selasa, (13/10). 

Menurut politisi Partai Aceh itu, keselamatan terhadap anak-anak di Aceh saat ini terancam, padahal anak-anak adalah pemilik masa depan Aceh.

Saat ini, lanjut Dahlan, DPRA sedang mendorong para pihak yang ada di Aceh untuk melahirkan sebuah skema perlindungan terhadap perempuan dan anak. Hal utama yang dibahas adalah terkait pemberian keadilan secara substantif kepada korban kekerasan dan juga pemberian efek jera terhadap pelaku.

"Dalam waktu dekat, kita akan duduk lagi membahas permasalah ini. Nantinya akan kita buat draf kesepakatan bersama para pihak. Kita akan terus dorong ini demi keselamatan perempuan dan anak-anak kita, generasi penerus di Aceh," tuturnya.

|MULYANA SYAHRIYAL

Komentar

Loading...