Unduh Aplikasi

DPRA Diminta Bentuk Pansus untuk Kawal Blok B

DPRA Diminta Bentuk Pansus untuk Kawal Blok B
Foto: Ist

BANDA ACEH - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (Yara) menyurati Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta agar DPRA membentuk pansus migas untuk mengawal proses Blok B.

Dalam surat itu, Ketua Yara, Safaruddin meminta agar DPRA membentuk tim pansus untuk mengawal keinginan Pemerintah Aceh dalam alih kelola Blok B agar tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah 23 tahun 2015.

Selain itu, Safaruddin juga menolak keterlibatan swasta dalam pengelolaan Blok B, dan meminta agar dilakukan penyelidikan terhadap alih kelola Blok Pase yang dilakukan anak usaha PT PDPA yang sudah berubah menjadi PEMA.

Menurut Safaruddin, DPRA harus menampung aspirasi dari Kabupaten Aceh Utara untuk mendapatkan saham minimal 30 perse dalam perusahaan pengelola Blok B.

Lapangan migas tersebut saat ini dikelola PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang sudah beberapa tahun berjalan.

Tahun 2019, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan keinginan kepada Menteri ESDM agar Blok B dikelola langsung oleh Pemerintah Aceh melalui BUMD yang bernama PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRA, Khairil Syahrial menyambut baik kedatangan YARA untuk memberikan surat kepada DPRA.

"Pada kesempatan ini kami sangat berterima kasih kepada Yara yang telah peduli terhadap persolan Blok Migas yang ada di Aceh," kata Khairil Syahrial, Selasa (20/10).

Khairil Syahrial mengatakan, pihaknya akan membawa persoalan ini kepada Badan Musyawarah (Banmus) untuk dijadwalkan pembentukan pansus dalam paripurna

"Nanti persoalan ini akan kita bawa ke Banmus di dewan, nanti kita sampaikan bahwa persoalan blok migas yang seperti disampikan Yara, dan kami akan mempelajari dulu dan akan disampaikan kepada pimpinan, karena untuk membuat pansus kan harus ada keputusan dalam paripurna," ujar Khairil Syahrial.

Komentar

Loading...