Unduh Aplikasi

DPRA Desak Pemprov Alihkan Anggaran Multi Years untuk Percepat Pembangunan RS Regional

DPRA Desak Pemprov Alihkan Anggaran Multi Years untuk Percepat Pembangunan RS Regional
Tim pansus DPRA dari dapil X. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dapil X meminta pemerintah Aceh mengalihkan anggaran kegiatan multi years untuk penyelesaian pembangunan rumah sakit regional.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Pansus DPRA untuk Dapil X, saat menggelar konfrensi pers hasil pansus yang mereka laksanakan selama empat hari.

Dikatakan Tarmizi, selama ini proses pembangunan rumah sakit regional berjalan lamban, khususnya rumah sakit regional Meulaboh.

Dikatakan Tarmizi, pembangunan rumah sakit regional itu sudah berjalan tiga tahun namun tidak kunjung selesai lantaran kurangnya kucuran anggaran.

"Jadi kita minta angggaran untuk kegiatan multi years segera dialihkan oleh pemerintah dan fokus pada pembangunan rumah sakit regional Meulaboh," kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, selama ini anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan rumah sakit tersebut setiap tahunnya hanya berkisar puluhan miliar saja dari total kebutuhan anggaran Rp600 miliar.

Hingga tiga tahun ini, kata dia, kegiatan pembangunan rumah sakit regional baru menelan anggaran Rp145 miliar dan baru selesai dua gedung.

"Jika seperti ini terus kucuran anggaran maka butuh waktu berapa tahun lagi baru selesai. Yang kita khawatirkan tidak selesai, apalagi saat ini otsus kita hampir habis, darimana anggaran kedepannya. Maka ini harus dipacu," ungkapnya.

Tarmizi bahkan mendesak pemerintah Aceh agar pembangunan rumah sakit regional itu selesai pada tahun 2020 mendatang.

Ia menjelaskan, jika rumah sakit itu tidak selesai pada tahun 2022 maka akan membuat Rumah Sakit Umum Daerah Zainoe Abidin (RSUDZA) Banda Aceh kewalahan menerima pasien rujukan.

"Sekarang saja pasien menumpuk di RSUZA dan ada yang tidak mendapat kamar karena penuh terus. Jadi ini akan menjadi masalah baru jika tidak segera ditangani," ucapnya.

Komentar

Loading...