Unduh Aplikasi

DPR RI Tekan Kominfo Blokir Situs Judi Online

DPR RI Tekan Kominfo Blokir Situs Judi Online
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI), Ilham Pangestu. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI), Ilham Pangestu, menekankan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar memblokir situs judi online.

Pasalnya, situs tersebut memiliki dampak buruk bahkan sama berbahayanya dengan hoax, sehingga dapat merusak generasi penerus masa mendatang.

“Kita tekankan kepada Kominfo agar memblokir situs judi online. Khususnya di Provinsi Aceh,” katanya kepada awak media saat berkunjung ke Lhokseumawe.

Dikatakan Ilham. Pihaknya berharap semua pihak menggunakan media sosial, agar menyaring informasi dan jangan bersandar pada kabar palsu. Karena ketika bersandar pada hoax semuanya menjadi rusak.

“Kita juga berharap, Infokom di kabupaten/kota khususnya Lhokseumawe memahami dan agar lebih baik lagi berkomunikasi dengan Kominfo pusat terkait program, agar bisa diterapkan di daerah,” tuturnya.

Baca: Hingga Maret 2020, Kominfo Terima Satu Juta Lebih Aduan Konten Negatif

Sebelumnya, sejak awal Januari hingga Maret 2020, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menerima 1.21.904 laporan terkait konten negatif dari masyarakat.

“Jadi diantara jutaan laoran tersebut yang paling banyak dilaporkan yaitu hoax, selain itu kasus konten pornografi, perjudian, dan penipuan,” kata Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mediodecci Lustarini saat berkunjung ke Lhokseumawe, Minggu (8/3).

Sambungnya, selama ini hoax menjadi ancaman karena masyarakat Indonesia sudah tidak lepas dari handphone dan paling banyak disebarkan melalui chating dan media sosial. Apalagi cepat sekali menyebar dari satu ke lain orang dalam waktu yang sangat singkat.

“Upaya yang dilakukan Kominfo selama ini yaitu membangun suatu mekanisme pengaduan konten dan pengawasan informasi. Agar, bisa diluruskan secara berkala meluncurkan laporan informasi yang di terima baik itu hoax maupun disinformasi,” ujarnya.

Komentar

Loading...