Unduh Aplikasi

DPR Aceh Evaluasi Kontrak PT Waskita

DPR Aceh Evaluasi Kontrak PT Waskita
Gedung DPRA.
BANDA ACEH – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh yang membidangi Pembangunan dan Tata Ruang memanggil pihak perusahaan PT Waskita Karya selaku penanggung jawab pengerjaan proyek renovasi Masjid Raya Baiturrahman.

Ketua Komisi IV, Tgk Anwar mengatakan, tujuan pihaknya memanggil PT Waskita untuk mengevaluasi evaluasi terhadap kotrak Pembangunan Masjid tersebut. DPRA khawatir Waskita tak dapat menyelesaikan semua pekerjaan sesuai di kontrak dengan besaran pekerjaan yang di jalankan.

"Kami hanya mempertanyakan apakah Waskita dapat menyelesaikan semua pekerjaan sesuai kontrak seperti yang sudah direncanakan, dan alhamdulillah setelah kami duduk bersama, ternyata Waskita mampu menyelesaikannya, karena kontrak berakhir sampai 9 juni 2017," kata Tgk Anwar.

Dikatakan Tgk Anwar, kekhawatiran DPRA sangat wajar karena waktu yang sudah sangat dekat, sedangkan nilai uang banyak masih sangat besar.

"Itu juga kami minta klarifikasi serta mempertanyakan tentang kualitas. Kendala selama ini, apakah ada hambatan rintangan jangan sampai memacetkan pembangunan," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, untuk masalah batako yang semapat menjadi polemik di masyarakat, kata Anwar, pihak Waskita mengaku Batako yang dipakai belum cukup umur. Tapi langsung dipasang oleh para pekerja.

"Kami sudah perintahkan untuk digantikan dengan batako yang berkualitas," jelasnya.

Kedepan DPR Aceh, khususnya komisi IV akan terus melakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek renovasi Masjid Raya Baiturrahman. Jangan sampai itu terbengkalai, begitu juga DPRA tidak mengiginkan proyek itu selesai namun tidak berkualitas sama sekali.

"Jangan sampai sudah selesai pembangunan, kemudian kualitasnya tidak bagus. Untuk apa diperbaiki kalau kualitasnya kurang bagus, dan kemudian menjadi permasalahan dikemudian hari," imbuh Tgk Anwar

Komentar

Loading...