Unduh Aplikasi

DPP Golkar Rekomendasikan Dailami dan Nurhasanah sebagai Calon Wabup Bener Meriah

DPP Golkar Rekomendasikan Dailami dan Nurhasanah sebagai Calon Wabup Bener Meriah
Potongan surat rekomendasi DPP Partai Golkar. Foto: Dok AJNN

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akhirnya merekomendasikan kader sendiri untuk pengisian antar waktu Wakil Bupati Bener Meriah sisa jabatan 2017 - 2022. 

Kedua kader internal yang mendapatkan rekomendasi tersebut adalah Dailami dan Nurhasanah. Kepastian ini dimuat dalam surat DPP Partai Golkar yang ditujukan kepada Ketua DPD I Partai Golkar Aceh dan tembusan juga disampaikan kepada DPD II Golkar Bener Meriah.

Dalam dokumen penting yang diperoleh AJNN pada hari Rabu (4/11/2020) menyebutkan bahwa dasar pertimbangan pemberian rekomendasi untuk Dailami dan Nurhasanah berdasarkan surat DPD I Golkar Aceh nomor B-131/DPD-I/GK/VI/2020 tertanggal 17 Juni 2020 tentang penetapan bakal calon wakil Bupati Bener Meriah.

Baca: PKB dan PKS Sodorkan Dailami dan Yusrol Hana sebagai Calon Wakil Bupati Bener Meriah

Dalam dalam surat tersebut DPP Partai Golkar juga mengintruksikan DPD II Partai Golkar Kabupaten Bener Meriah melalui DPD II Partai Golkar Aceh untuk segera menindaklanjuti proses pergantian antar waktu Wakil Bupati Bener Meriah dimaksud sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua DPD I Golkar Aceh, Teuku Muhammad Nurlif mengatakan, surat rekomendasi tersebut akan diterima pengurus DPD II Golkar Bener Meriah dalam dua hari ini, atau paling lambat hari Senin 9 November 2020 yang akan datang.

Dengan diterimanya surat rekomendasi tersebut maka menurut Nurlif, pihak DPRK Bener Meriah sudah bisa memproses penetapan Wakil Bupati Bener untuk sisa jabatan 2017 - 2022.

Terkait surat rekomendasi untuk pengisian Wabub yang berlarut-larut, menurut Nurlif disebabkan oleh kesibukan pihak DPP Golkar dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di 270 daerah di Indonesia.

"Jadi selama ini sejumlah pengurus DPP Golkar banyak yang keluar daerah dan tentu saja ini membutuhkan waktu," ujar Nurlif kepada AJNN, Rabu (4/11/2020) di Banda Aceh.

Selain itu menurut Nurlif, DPD I Golkar Aceh juga disibukkan dengan agenda Musyawarah Daerah (Musda) di sejumlah kabupaten/kota, yang saat ini semuanya sudah tuntas digelar. Nurlif juga menjelaskan hampir semua keputusan Musda dihasilkan dengan musyawarah mufakat dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Sebelumnya sudah ada dua Partai politik pengusung/pendukung yang memberikan rekomendasi untuk pengisian posisi Wabup Bener Meriah ini. Kedua partai politik tersebut yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PKS. DPP PKB sendiri merekomendasikan Yusrol Hana dan Dailami sebagai calon Wakil Bupati Bener Meriah. Rekomendasi itu diterbitkan dalam bentuk surat keputusan DPP PKB nomor 4150/DPP/01/IX/2020 tanggal 18 September 2020. Surat keputusan tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dan Sekjen, M Hasanuddin Wahid. 

Sedangkan DPP PKS dalam surat keputusan DPP PKS Nomor 330/SKEP/DPP-PKS/2020 tanggal 24 September 2020 yang ditandatangani Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman dan Sekjen Mustafa Kamal, juga telah mengeluarkan rekomendasi kepada dua nama yang sama yaitu Yusrol Hana dan Dailami.

Sebagaimana diketahui Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi sudah dua kali mengirimkan surat perihal pengisian posisi wakil Bupati Bener Meriah kepada partai politik pengusung yaitu DPD II Partai Golkar Bener Meriah, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), DPW Partai Damai Aceh (PDA) dan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Surat pertama nomor 132/157 tanggal 27 Januari tahun 2020, kemudian Sarkawi juga mengirim surat kedua dengan nomor 132/560 pada tanggal 29 April 2020.

Komentar

Loading...