Unduh Aplikasi

Dosen Unsyiah Saiful Mahdi Didakwa Pasal Pencemaran Nama Baik UU ITE

Dosen Unsyiah Saiful Mahdi Didakwa Pasal Pencemaran Nama Baik UU ITE
Foto: Ist

BANDA ACEH - Dosen MIPA Unsyiah, Dr.Saiful Mahdi menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh. Sidang tersebut dipimpin ketua majelis Ainal Mardhiah didampingi dua anggota, Selasa (17/12).

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Fitriani dan kawan-kawan dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh. Terdakwa Saiful Mahdi telah melakukan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui sarana elektronik atau melalui pesan WhatsApp. 

Kasus ini bermula saat terdakwa menuliskan Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Dapat kabar duka matinya akal sehat dalam jajaran pimpinan Fakultas Teknik Unsyiah saat tes PNS. Bukti determinisme teknik itu sangat mudah dikorup. Tulisan tersebut disebarkan melalui sarana telepon genggam miliknya pada awal Februari 2019 ke grup WhatsApp.

Baca: Berkas Perkara Saiful Mahdi Telah Dilimpahkan ke Pengadilan

"Terdakwa dengan sengaja melakukan pencemaran nama baik melalui sarana elektronik melalui komentarnya tentang hasil tes CPNS dosen fakultas teknik pada akhir 2018 di dalam ruang lingkup kampus tersebut," kata JPU. 

Akibat perbuatan terdakwa, Dekan Fakultas  Teknik, Dr.Ir.Taufiq Mahdi merasa malu dan tercemar nama baiknya selaku pimpinan fakultas teknik.

"Atas perbuatannya, terdakwa didakwa dengan pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik," sebut JPU.

Sidang akan dilanjutkan pada 23 Desember 2019 dengan agenda pembacaan eksepsi dari kuasa hukum terdakwa.

Komentar

Loading...