Unduh Aplikasi

Dokter Yang Diamankan Warga Ligan Bersama Pria Beristri Terancam Dikenakan Sanksi ASN

Dokter Yang Diamankan Warga Ligan Bersama Pria Beristri Terancam Dikenakan Sanksi ASN
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Ernani Wijaya. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi terhadap oknum dokter umum yang sempat diamankan warga Ligan bersama pria beristri warga Naga Raya.

"Jika terbukti belum menikah kita tetap akan memberikan sanksi ASN sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 tahun 1990," kata Kadis Kesehatan Aceh Jaya, Ernani Wijaya, yang dijumpai AJNN, Jum'at (23/10) sore.

Baca: Kasus Khalwat Oknum Dokter Bersama Mantan Ajudan Wabup Nagan Raya Diminta Dilanjutkan

Namun, pihaknya mengaku sudah memanggil dokter yang bersangkutan bersama seluruh dokter puskesmas se Aceh Jaya untuk mengevaluasi kinerja dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat walaupun di tengah wabah pendemi.

"Kita sudah mengundang semua dokter puskesmas untuk hadir hari ini, namun untuk dokter yang bersangkutan tidak bisa hadir karena sudah pulang ke kampung orang tuanya," terang Nani.

Dirinya juga sudah menanyakan kepada yang bersangkutan terkait status mereka apakah sudah menikah atau belum. Namun jawabannya juga sama seperti yang disampaikan kepada pihak desa Ligan jika dirinya sudah menikah dengan pria beristri warga Nagan Raya.

"Sama saya mengakunya juga sudah menikah, tapi hingga hari ini saya juga belum terima bukti pernikahan mereka," ungkap Nani.

Oleh sebab itu, pihaknya tetap akan memberikan sanksi ASN sesuai PP Nomor 45 setelah melalui beberapa proses tahapannya.

"Kemungkinan dia akan dikenakan sanksi sedang jika memang terbukti melanggar PP nomor 45," jelasnya.

Selain itu, pihaknya sangat mengharapkan agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak ter ulang lagi.

"Itu kan masalah pribadi, tidak ada sangkut pautnya dengan pelayanan, karena kalau pelayanannya terkontrol dengan SOP, namun kalau masalah ini kan diluar kemampuan kita untuk mengontrolnya. Namun demikian kita tetap berharap agar ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan semoga kedepan tidak terulang lagi," pungkas Nani.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...