Unduh Aplikasi

Dokter Spesialis RSUCND Meulaboh Diduga Mogok Kerja

Dokter Spesialis RSUCND Meulaboh Diduga Mogok Kerja
Kondisi ruang dokter spesialis yang terlihat kosong. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Sejumlah dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUDCND) Meulaboh diduga mogok.

Informasi yang diperoleh AJNN, para dokter spesialis tersebut mogok karena jasa medis mereka belum dibayar. Namun hingga saat ini belum diketahui jumlah jasa medis para dokter tersebut yang belum dibayarkan.

Akibat mogok para dokter tersebut, pelayanan di sejumlah poli rumah sakit itu terganggu dan pasien rawat jalan yang hendak berobat pun tidak mendapat pelayanan.

Nuraini (53), pasien rawat jalan poli saraf Desa Blang Beurandang mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya akibat tidak ada dokter di poli syaraf, ia terpaksa harus pulang.

"Itulah kami sudah tunggu tadi di ruang poli. Tapi dibilang dokter nggak ada, katanya rapat. Tapi sampai sekarang nggak ada, pasien sudah habis pulang, saya tunggu dijemput mau pulang. Besok suruh balik," kata Nuraini.

Tidak hanya di poli syaraf, kondisi ketiadaan dokter juga terjadi di poli anak,dan poli penyakit dalam. Untuk poli anak, salah seorang pasien, Fatmawati yang membawa anaknya Muhammad Kausar berobat ke poli anak juga kecewa.

Selain itu Olan (27) pasien penyakit dalam juga mengalami kondisi yang sama. Warga kecamatan Meureubo ini juga rencananya hendak berobat terpaksa pulang karena tiada dokter.

Sementara itu, beberapa perawat poli saat ditanya terkait keberadaan dokter tidak mau memberi keterangan atau bungkam.

Hingga berita ini diunggah, AJNN belum mendapatkan konfirmasi dari pihak RSUCND Meulaboh. Pasalnya direktur rumah sakit ketika dihubungi tidak menjawab panggilan telepon.

Kepala humas rumah sakit itu, Susi Maulhusna melalui pesan singkat WhatsApp hanya menjawab sebentarya.

"Sebentar ya," singkat balas Susi Maulhusna.

Dari pantauan AJNN, pukul 12.59 WIB, khusus untuk ruang poli yang berada disisi selatan rumah sakit itu terlihat kosong, hanya ada beberapa pasien yang sedang duduk di bagian loket antrian Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan.

Komentar

Loading...