Unduh Aplikasi

Dituntut Mati, Tiga Terdakwa Kasus 24 Kg Narkoba di Pijay Hanya Divonis 20 Tahun

Dituntut Mati, Tiga Terdakwa Kasus 24 Kg Narkoba di Pijay Hanya Divonis 20 Tahun
BNN Pusat menyerahkan tiga tersangka kasus 24 Kg sabu ke Kejari Pidie Jaya.Foto: For AJNN

PIDIE JAYA - Pengadilan Negeri (PN) Pidie Jaya memvonis tiga terdakwa kasus 24 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dengan hukuman 20 tahun penjara.

Sidang vonis yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Muhammad Jamil, dan didampingi dua hakim anggota, Deny Saputra dan Nurul Hikmah, digelar ba’da ashar di ruang sidang PN Pidie Jaya, Senin (6/7).

“Untuk ketiga terdakwa terbukti pidana, masing-masing dengan kualifikasi menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman,” kata Nurul Hikmah kepada AJNN usai sidang vonis.

Meski Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie Jaya menuntut tiga terdakwa, yakni Ridwan, Ali Sadikin dan M Yunus, dituntut dalam berkas yang berbeda. Namun amar putusan ketiga terdakwa itu sama.

“Amar putusan ketiganya sama, yang beda hanya nama terdakwa. Dari ketiga terdakwa ini berdasarkan majelis hakim mempelajari perkara dan melihat fakta persidangan, mereka (terdakwa) adalah perantara dalam kasus ini,” jelasnya.

Ketiga terdakwa yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat pada Oktober 2019 lalu itu divonis masing-masing 20 tahun, denda Rp 10 miliar subsidier 1 tahun penjara.

Baca: Kuasa Hukum Minta Salah Seorang Terdakwa Dibebaskan

Seperti diketahui, JPU Kejari Pidie Jaya menuntut tiga terdakwa itu dengan tuntutan hukuman mati. Namun kata Nurul Hikmah, hal yang meringankan terdakwa adalah, terdakwa belum pernah dihukum dalam kasus narkoba.

“Hal yang meringankan, dalam persidangan mereka (terdakwa) jujur, tidak berbelit-belit. Pertimbangan lain, mereka bukan residivis atau belum pernah dihukum,” sebut Nurul.

Sementara itu, Penasehat Hukum Ridwan dan Ali Sadikin, Muzakkar menyebutkan, terhadap vonis Ali Sadikin menurutnya sudah sesuai, tapi tidak dengan vonis terhadap Ridwan.

Muzakkar tidak sependapat terhadap vonis Ridwan. Namun meski tidak sependapat dengan putusan itu, lanjut dia, pihaknya menyatakan pikir-pikir.

“Kalau menurut kami, putusan majelis hakim terhadap Ridwan tidak sesuai. Kami kuasa hukum Ridwan, Ridwan harus bebas sesuai pledoi,” kata Muzakkarni kepada wartawan usai sidang.

HUT Pijay

Komentar

Loading...