Unduh Aplikasi

Dituding Usir Zaini, Ini Jawaban Joni

Dituding Usir Zaini, Ini Jawaban Joni
Gubernur Aceh Zaini Abdullah bertakziah ke rumah Abdul Gani (Allahuyarham), Ketua Masyarakat Pidie di Pantonlabu

BANDA ACEH – Muhammad Joni angkat bicara soal keberadaanya di sebuah rumah makan di Pantonlabu saat Gubernur Aceh Zaini Abdullah menikmati makan malam. Menurut dia, kedatangannya ke rumah makan itu untuk mempertanyakan komitemen orang nomor satu di Aceh itu terhadap anak yatim bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka.

“Kami datang ke situ mengatasnamakan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh. Kami hanya ingin mempertanyakan kenapa Zaini Abdullah mengkhianti perjuangan orang tua kami yang meninggal dunia dalam konflik,” kata Joni melalui saluran telepon kepada AJNN, Kamis (1/12).

Insiden itu terjadi usai Zaini melayat ke rumah Abdul Gani (Allahuyarham), Ketua Masyarakat Pidie di Pantonlabu. Joni dan Jaringan meminta Zaini keluar dari rumah makan itu. Mereka juga meminta Zaini tidak melanjutkan kampanye di wilayah itu karena dianggap tidak berhak.

Baca: Usai Bertakziah ke Rumah Ketua Masyarakat Pidie di Pantonlabu, Zaini Abdullah Diteror Joni

Joni dan tujuh rekannya datang tidak dalam kapasitas sebagai anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) atau tim sukses kandidat lainnya. Namun, kata Joni, mereka dihalang-halangi petugas keamanan yang mengawal Zaini.

“Yang teriak-teriak dan yang membawa kalender itu bukan saya. Tapi dari Jaringan Aneuk Syuhada Aceh,” kata Joni.

Joni juga mempertanyakan alasan Zaini yang maju dari di Pemilihan Kepala Daerah Aceh 2017 melalui jalur perseorangan. Dia juga mempertanyakan surat khusus berisi permintaan waktu untuk bersilaturrahmi dengan Zaini. Namun hingga kini, hal itu tidak ditindaklanjuti. “Sampai sekarang tidak ada jawaban apapun,” ujar Joni.

Komentar

Loading...