Unduh Aplikasi

Dituding Lamban Tangani Kasus, Kapolres Membantah

Dituding Lamban Tangani Kasus, Kapolres Membantah
Warga Desa Kreusek mendengarkan penjelasan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir.
LHOKSEUMAWE - Pihak Polres Lhokseumawe membantah tudingan warga yang menyatakan pihaknya belum memproses terkait kasus dugaan pemalsuan tanda tanga dan stempel oleh Geuchik Desa Kreusek yang pernah dilaporkan masyarakat.

Kepala Kepolisian Resort Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir, mengaku kasus tersebut sedang dilakukan penyidikan.

Baca: Dinilai Lamban Tangani Kasus Pemalsuan Stempel, Warga Kuta Makmur Datangi Polres

"Sampai saat ini masih kita proses, laporan baru dua minggu yang lalu kita terima, kami tidak mungkin bisa menetapkan tersangka begitu saja tentu ada proses yang harus dilakukan. Seperti mengumpulkan bukti-bukti dan saksi,” ujar AKP Yasir, Senin (28/3).

Dirinya mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk meminta keterangan Geuchik Desa Kreusek, Amri. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengirimkan sampel tanda tangan yang diduga dipalsukan tersebut ke laboratorium forensik Medan.

"Nanti kami tunggu dulu hasil pemeriksaan dari Medan," jelasnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar menunggu terkait pemeriksaan yang sedang dilakukan. Pihaknya juga akan segera menetapkan tersangka, apabila bukti-bukti sudah cukup.

"Kami harap masyarakat bersabarlah, semua ada prosedurnya, kami akan proses ini semua," tegasnya.

Komentar

Loading...