Unduh Aplikasi

Ditolak Pemilik, Biaya Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Panteraja akan Dititip di Pengadilan

Ditolak Pemilik, Biaya Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Panteraja akan Dititip di Pengadilan
Spanduk penolakan pembebasan lahan pembangunan jembatan duplikat Panteraja. S

PIDIE JAYA - Terdapat 12 dari 18 pemilik lahan dan bangunan yang menolak harga pembebasan pahan untuk pembangunan jembatan duplikat Panteraja, Pidie Jaya. Namun, meski harga pembebasan lahan itu ditolak oleh pemilik, harga pembebasan lahan tersebut sudah final.

“Harga permeternya sudah final dan mengikat, bagi yang tidak setuju akan dititipkan di Pengadilan,” kata pelaksana lapangan pembebasan lahan, Muslim Khadri kepada AJNN, Rabu (18/11).

Baca: Pemilik Tolak Harga Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Panteraja

Mantan Kabag Pemerintahan Sekdakab Pidie Jaya yang kini menjabat sebagai Komisioner Komisi Informasi Aceh (KIA) itu menjelaskan, anggaran yang akan dikeluarkan berdasarkan penilaian Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) untuk pembebasan lahan pembangunan jembatan Panteraja senilai Rp 6 miliar lebih.

“Enam pemilik setuju dan sudah dibayar. Satu orang saja yang setuju maka dianggap telah mencukupi syarat dan layak. Jika ada pemilik yang masih ngotot tidak setuju, maka akan dititipkan di Pengadilan,” jelasnya.

Muslim menambahkan, ada penambahan tujuh persil lahan yang harus diganti rugi akibat terkena pembangunan jembatan duplikat Panteraja.

“Ada penambahan tujuh persil dari sisa 21 persil,” sebut Muslim.

Komentar

Loading...