Unduh Aplikasi

Ditinggal Kontraktor, 12 Unit Rumah Layak Huni di Aceh Jaya Terbengkalai

Ditinggal Kontraktor, 12 Unit Rumah Layak Huni di Aceh Jaya Terbengkalai
Irfan TB bersama Usman ID serta didampingi Camat Darul Hikmah, meninjau kondisi pembangunan rumah layak huni yang terbengkalai di Darul Hikmah. Foto: AJNN.Net/Suar

ACEH JAYA - Sebanyak 12 unit pembangunan rumah layak huni bantuan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh tahun anggaran 2019 di Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, terbengkalai.

Terbengkalainya 12 unit pembangunan bantuan rumah layak huni dalam Kecamatan Darul Hikmah itu diduga karena ditinggal oleh kontraktor sekitar sebulan lalu yang hingga hari ini belum ada kejelasan dari pihak rekanan.

"Kami sangat menyayangkan pembangunan rumah layak huni yang seharusnya rampung di tahun 2019 ini bisa terbengkalai," kata Usman ID, anggota DPRK Aceh Jaya kepada AJNN, Rabu (6/11).

Menurutnya, akibat dari terbengkalai atau terhentinya pengerjaan pembangunan rumah layak huni itu sudah menjadi masalah baru. Bahkan para penerima manfaat pun sudah mengeluh.

Pasalnya, sebagian besar dari para penerima manfaat ini sudah membongkar rumah yang tidak layak huni lagi untuk dibuat pembangunan rumah layak huni yang baru.

"Mereka sudah mengeluh, karena sudah tidak bisa lagi tinggal lama-lama ditempat tinggal sementara, dan mereka sangat berharap pekerjaannya siap di tahun 2019 ini," kata Usman yang merupaka Politisi Partai Aceh itu.

Bahkan, sambungnya, sebagian warga penerima manfaat terpaksa tinggal di sisa bangunan yang sudah dibongkar, karena pembangunan rumah layak huni tersebut sudah ditinggal pergi oleh pihak kontraktor.

Selain itu, dirinya juga menegaskan akan menikdaklanjuti persoalan ini hingga ke meja pimpinan untuk diambil tindakan tegas.

"Sebagai wakil rakyat, kami akan ambil sikap tegas. Kami akan sampaikan persoalan ini kepimpinan untuk ditindaklanjuti bersama agar permasalah ini segera mendapat solusi serta berharap Pemerintah Aceh uga harus menindak lanjuti persoalan ini,” ujar Usman.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya T.Irfan TB saat dimintai tanggapannya menyampaikan jika pihaknya belum mengetahui adanya pembangunan rumah layak huni yang terbengkalai di Aceh Jaya

“Soal itu saya belum terima informasi secara detil, nanti akan kami periksa kembali dan bila benar adanya demikian, tentu akan kami surati provinsi perihal kejadian tersebut,” kata Irfan TB.

Selain itu, Irfan TB mengaku akan menelusuri lagi apakah pekerjaan pembangunan rumah layak huni itu dikerjakan secara swakelola ataupun kontraktual.

Nanti, apabila terbukti adanya kontraktor nakal, maka pihaknya akan menyerahkan kepihak berwenang untuk diproses.

“Kalau memang ini kewenangan di wilayah kami, maka kami turunkan pihak inspektorat (APIP). Nanti penyelesaian akhirnya apakah APIP akan menyerahkan ke proses hukum atau bagaimana itu terserah mereka,” pungkas Irfan.

Komentar

Loading...