Unduh Aplikasi

Ditengah Anjloknya Harga, Pengusaha Udang Vaname Salurkan 230 Paket Sembako

Ditengah Anjloknya Harga, Pengusaha Udang Vaname Salurkan 230 Paket Sembako
Foto: Ist

ACEH BARAT - Salah seorang pengusaha tambak udang vaname di Aceh Barat, Amiruddin, menyalurkan bantuan 230 paket sembako kepada masyarakat miskin di beberapa desa di sekitaran lingkungan domisili dan usaha tambaknya, Senin (6/4).

Menariknya, bantuan ini tetap disalurkan meski saat ini kondisi usahanya sedang mengalami kerugian, akibat anjloknya harga udang vaname di pasar ekspor, yang merupakan ekses dari pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Untuk bantuan kali ini, kami berikan kepada anak yatim dan janda miskin, yang ada disekitar usaha tambak dan tempat saya domisili. Ada sekitar 230 paket sembako yang kami berikan," kata Amiruddin, kepada wartawan, Senin, (6/4).

Selain itu, kata dia, bantuan juga diberikan kepada para pekerja seni. Bantuan kepada para pekerja seni, kata dia, lantaran dampak dari Covid-19 ini telah membuat para pekerja seni tidak bisa berkarya, dan membuat mereka kehilangan penghasilan.

Disebutkannya, pekerja seni di Aceh Barat, selama ini memperoleh penghasilan lewat tarian-tarian Aceh yang diundang pada kegiatan pesta atau kenduri, atau pembukaan acara seremonial, namun kini lantaran wabah Covid-19 membuat mereka hanya berdiam diri dirumah.

"Mereka pekerja seni juga yang terimbas, karena biasanya mereka memperoleh penghasilan ditempat pesta atau kenduri tapi saat ini terhenti, membuat mereka tidak miliki penghasilan. Dan kita prihatin juga atas apa yang dialami pekerja seni ini," sebutnya.

Adapun anak yatim dan janda miskin yang mendapat bantuan paket sembako yang disalurkan kali ini, yakni berada di Desa Suak Pandan, Kecamatan Samatiga, Desa Panggong, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, serta Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, serta Meunuang Kincong, Kecamatan Pante Ceureumen.

Dikatakannya, paket sembako yang diberikan itu terdiri dari satu sak beras lima kilogram, telur, mie instan dan minyak goreng. Dengan bantuan tersebut, Amir berharap dapat meringankan beban masyarakat penerima bantuan itu ditengah kesulitan ekonomi akibat merebaknya wabah virus Covid-19.

"Mungkin hanya ini yang bisa saya berikan secara pribadi, dan mungkin memang saat ini masih terbatas. Namun jika nanti ada kemudahan rizki, kami akan bantu yang lainnya," ungkap Amir.

Amir juga mengajak pengusaha lainnya yang memilki sedikit kelebihan ikut membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu ditengah wabah Covid-19 ini yang memiliki pengahasilan tidak tetap, bahkan ada yang tidak bisa bekerja.

Ia juga mengajak semua masyarakat untuk berdoa kepada Allah meminta agar wabah Covid-19 yang melanda belahan dunia ini segera berakhir, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.

Komentar

Loading...