Unduh Aplikasi

Ditemukan oleh Petugas PLN, Warga Aceh Sudah Tak Bernyawa

Ditemukan oleh Petugas PLN, Warga Aceh Sudah Tak Bernyawa
Petugas Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dibantu warga Aceh tengah memasukkan peti jenazah Ady Abdullah ke dalam ambulans, untuk segera dibawa ke Bandara Internasional Soekaeno Hatta, Jumat, 25 Oktober 2019 dini hari. (Foto: Saifullah S/BPPA)

JAKARTA - Innalillahi wainnailaihi rajiun. Salah satu warga Aceh asal Gampong Kuala Dua, Muara Batu, Aceh Utara, Ady Abdullah (46) tahun ditemukan meninggal dunia di daerah Kp. Pedaengan, Penggilingan, Jakarta Timur, sekira pukul 12. 20 WIB siang, kemarin, Kamis 24 Oktober 2019.

Penemuan mayat tersebut awalnya diketahui salah satu petugas PLN yang datang untuk mengurus pembayaran iuran listrik. Saat petugas tersebut naik ke lantai dua rumah almarhum, petugas itu menemukan almarhum sudah tidak bernyawa. Kemudian, kejadian itu langsung dilaporkan ke RT/RW setempat dan dilanjutkan ke Polsek Cakung.

"Setelah itu, mayat Ady langsung dibawa menggunakan ambulans Pemerintah DKI Jakarta ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)," ujar Iskandar, Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Jakarta Utara, di RSCM, Jumat, 25 Oktober 2019 dini hari.

Iskandar menjelaskan, belum mengetahui penyebab meninggalnnya almarhum. Namun diduga kuat meninggal karena sakit. Karena tidak ditemukan bekas penganiayaan atau akibat kriminal lainnya.

Pemerintah Aceh melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Almuniza Kamal, S.STP, M.Si mengatakan akan memfasilitasi kepulangan jenazah almarhum Ady Abdullah ke kampung halaman di Kuala Dua, Muara Batu, Aceh Utara.

“Kita bantu biaya pemulangan jenazah almarhum Ady hingga sampai ke kampung halaman, sebab beliau berasal dari keluarga kurang mampu,” ujarnya Almuniza.

Almuniza mengatakan, almarhum akan diberangkatkan menggunakan pesawat batik pukul 07.45 WIB pagi ini, dan diperkirakan sampai pada pukul 10.35 WIB di Bandara Internasional Iskandar Mhda.

Sesampai di Aceh, lanjut Almuniza, almarhum akan dijemput oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Aceh, dan akan langsung dibawa ke rumah duka di Aceh Utara.

"Atas kejadian ini, Pemerintah Aceh melalui BPPA ikut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum. Semoga almarhum diterima disisinya dan yang ditinggalkan ikhlas menerima musibah tersebut," katanya.

Almuniza mengatakan, kabar meninggalnya almarhum Ady viral di grup-grup whatsapp warga Aceh yang ada di Jakarta. Atas info tersebut, Almuniza langsung mengirimkan salah satu staf BPPA untuk mengurus segala keperluan yang bersangkutan.

"Dan Alhamdulillah, saya juga berterima kasih kepada paguyuban masyarakat Aceh yang tergabung dalam Taman Iskandar Muda (TIM) dan Paguyuban Aceh Serantau, karena telah membantu selama proses pemulangan jenazah. Meski pun demikian, seluruh biayanya ditanggung Pemerintah Aceh," jelas dia.

Realisasi APBK AJay

Komentar

Loading...