Unduh Aplikasi

Ditangkap BNN Pusat, Tiga Tersangka Kasus 24 Kg Sabu Ditahan di Rutan Sigli

Ditangkap BNN Pusat, Tiga Tersangka Kasus 24 Kg Sabu Ditahan di Rutan Sigli
BNN Pusat menyerahkan tiga tersangka kasus 24 Kg sabu ke Kejari Pidie Jaya.Foto: for AJNN

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya segera melimpahkan perkara tiga tersangka kasus 24 Kg sabu-sabu ke Pengadilan Negeri (PN) setempat untuk disidangkan.

Seperti diketahui, tiga tersangka kasus 24 Kg narkoba jenis sabu-sabu itu ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat di Kabupaten Pidie Jaya beberapa bulan lalu. Tiga tersangka tersebut berinisial AS, R dan MY. AS adalah tersangka pertama yang berhasil dibekuk BNN Pusat bersama barang bukti sebanyak 24 Kg sabu-sabu di kediamannya di Kecamatan Trienggadeng.

Baca: Tiga Tersangka 24 Kg Sabu di Pidie Jaya Terancam Hukuman Mati

"Saat ini, kami sedang menyempurnakan dakwaan tiga tersangka kasus 24 Kg sabu, setelah sempurna dakwaannya segera kami limpahkan ke PN Meureudu untuk disidangkan," kata Kasi Pidum Kejari Pidie Jaya, Aulia kepada AJNN, Kamis (23/1).

Aulia menjelaskan, tahap awal kasus tersebut ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung RI). Namun dikarenakan lokus di Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, maka persidangan akan dilaksanakan di kabupaten kejadian.

"Karena yang tangkapnya BNN Pusat, maka yang meneliti berkas perkara adalah Kejagung, setelah Kejagung menyatakan berkas ini lengkap (P21), akan ditindaklanjuti penyerahan tersangka dan barang bukti. Mengingat lokus di Trienggadeng, maka penyerahan tersangka dan barang bukti adalah ke Kejari Pidie Jaya," sebutnya.

Aulia menambahkan, dari 24 Kg sabu yang ditangkap, barang bukti yang diserahkan oleh BNN Pusat ke Kejari Pidie Jaya sebagai bukti di persidangan nanti sebanyak sebanyak 17 gram.

Tiga tersangka yang sempat ditahan di BNN Pusat itu didakwa dengan pasal 114 ayat 2 undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dimana ancaman pasal tersebut maksimal hukuman mati.

"Pasal yang didakwa kepada tiga tersangka ini maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, 20 tahun penjara, dan denda mulai Rp 1 miliar hingga Rp 10 miliar. Untuk barang bukti yang akan dibawa kepersidangan sebanyak 17 gram, sisanya telah dimusnahkan, sebab barang bukti narkoba dalam jumlah besar harus segera dimusnahkan, dan berita acara pemusnahan barang bukti juga akan dibawa ke peraidangan," jelasnya.

Tiga tersangka yang diserahkan oleh BNN Pusat pada Kamis 16 Januari 2020 ke Kejari Pidie Jaya, sementara ditahan di Rutan Sigli, Kabupaten Pidie.

"Sidangnya nanti di PN Meureudu, dan untuk tiga tersangka ini, saat ini ditahan di Rutan Sigli," tutup Aulia.

 

Komentar

Loading...