Unduh Aplikasi

Disnaker Aceh: Tim Pengawas Sudah Ditugaskan Cek Dokumen 41 TKA Cina di Nagan Raya

Disnaker Aceh: Tim Pengawas Sudah Ditugaskan Cek Dokumen 41 TKA Cina di Nagan Raya
Foto : AJNN/Darmansyah Muda

BANDA ACEH - Sebanyak 41 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China kembali mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Jumat (11/9) sekitar pukul 11.33 WIB, menggunakan pesawat ATR 72 Wings Air dengan nomor penerbangan PK-WGS.

Terkait kedatangan puluhan TKA tersebut, Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh sudah menugaskan tim pengawas ke Nagan Raya untuk mengecek kelengkapan dokumen kerja warga asing tersebut.

"Tim pengawas sudah saya tugaskan untuk mengecek kelengkapan dokumen orang asing itu bila masuk ke lokasi PLTU 3 dan 4," kata Kepala Disnakermobduk Aceh, Iskandar Syukri saat dikonfirmasi AJNN, Jumat (11/9).

Iskandar mengatakan, kewenangan Disnaker Aceh hanya sebatas memeriksa apabila warga asing tersebut masuk ke lokasi pekerjaan dengan tujuan menjadi tenaga kerja.

Sejauh ini, mengenai hasil kelengkapan dokumen mereka belum diketahui karena memang masih dalam proses dilakukan pemeriksaan, waktu yang diperlukan juga bisa sampai dua hari.

"Jadi hasilnya baru tahu apabila sudah dilakukan pemeriksaan dokumen terkait TKA. Ini perlu waktu setidaknya dua hari. Juga keahlian pastinya berdasarkan izin kerja yang dikeluarkan Kemenaker," ujarnya.

Kata Iskandar, Disnaker hanya dapat melakukan pemeriksaan ketika para tenaga kerja asing tersebut sudah berada didalam lokasi perkerjaan. Namun, jika posisi mereka masih diluar, maka itu menjadi kewenangan pihak Imigrasi.

"Kalau masih diluar lokasi PLTU, maka menjadi kewenangan Imigrasi dan Tim POA (penertiban orang asing) kabupaten setempat (Nagan Raya)," ucapnya.

Mengenai posisi TKA itu saat ini, Iskandar mengaku belum menerima laporan. Karena seharusnya mereka terlebih dahulu mengikuti protokol kesehatan seperti pemeriksaan swab dan isolasi.

"Saya belum dapat laporan sampai sekarang. Harusnya mereka melaui protokol kesehatan, di test Swab dulu dan isolasi. Jadi Forkopimda atau gugus ugas Covid-19 yang menentukan kemana mereka," tutur Iskandar.

Komentar

Loading...