Unduh Aplikasi

Diselimuti Awan Tebal, Penampakan Eklips Matahari Tak Maksimal

Diselimuti Awan Tebal, Penampakan Eklips Matahari Tak Maksimal
Kepala BMKG menjelaskan prediksi cuaca saat gerhana matahari pada 9 Maret berlangsung. Foto: Safrizal.
LHOKSEUMAWE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Lhokseumawe memprediksikan penampakan gerhana (eklips) matahari di Lhokseumawe dan sebagian besar Aceh Utara tak maksimal. Hal ini disebabkan pada 9 Maret, saat peristiwa langka itu terjadi, kawasan ini akan ditutupi awan tebal.

“Masyarakan sulit menyaksikan karena gerhana tertutup awal tebal,” kata Kepala BMKG Kota Lhokseumawe, Kharendra Muiz, Senin (7/3). Diperkirakan, gerhana matahari terjadi pada 9 Maret, mulai pukul 06.20 WIB hingga 07.20 WIB.

Menurut Kharendra, kemungkinan masyarakat menyaksikan gerhana matahari melalui celah pergerakan awan. Hal sama juga terjadi di wilayah Bireuen, Aceh Tengah serta sejumlah kawasan di pesisir timur dan utara Aceh.

Baca: Sambut Gerhana Matahari, MPU Imbau Masyarakat Jangan Ria

Sejumlah daerah di Aceh bersiap menyaksikan fenomena alam langka ini. Di Banda Ace, BMKG akan melakukan pengamatan gerhana matahari dari gedung TDMRC di Ulee Lheue. Eridawati, BMKG Mata Ie mengatakan pihaknya akan memasang teropong sebelum matahari terbit.

Aceh akan dilintasi gerhana matahari sebagian dengan magnitudo 75 persen sampai dengan 86 persen. Fenomena ini dapat disaksikan masyarakat dari Sabang hingga sampai Singkil.

Komentar

Loading...