Unduh Aplikasi

Disbudpar Aceh Optimis "Wisata Halal" Dapat Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Disbudpar Aceh Optimis "Wisata Halal" Dapat Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin. Foto: Ist

BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Kadisbudpar), Jamaluddin mentargetkan tahun 2019 ini wisatawan yang datang ke Aceh bisa mencapai 2,6 juta orang, target itu lebih tinggi dari tahun 2018 yang mencapai 2,4 juta lebih.

Salah satu target dinas pariwisata dengan peningkatan layanan kepada tamu, termasuk membuka objek-objek wisata baru dan pengembangan lokasi wisata.

"Sekarang kita akan kembangkan wisata Arung Jeram di Ketambe, Bener Meriah, dan Gempang Pidie," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin,  di Banda Aceh, Selasa 25 Oktober 2019.

Tidak hanya itu--perhatian Pemerintah Aceh melalui Disbudpar kepada destinasi wisata Halal, karena trade mark Aceh salah satunya adalah "Wisata Halal".

"Kita akan terus perkenalkan Aceh sebagai destinasi wisata halal, salah satu cara yang kita bangun bekerjasama dan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di luar negeri, terutama di Timur Tengah, Malaysia, dan Thailan," jelas Jamal

Menurut Jamal, upaya mendorong wisata halal ini sekaligus untuk menjangkau wisatawan Muslim yang jumlahnya di Indonesia saja mencapai 5 juta lebih.

"Untuk layanan wisata halal, Budpar terus melakukan koordinasi dengan Stockholder seperti Restoran, Hotel dan lain-lain, kendati semua orang tahu restoran di Aceh halal semua, tapi kan harus buktikan dengan sertifikat dari LPPOM MPU," ujar Jamaluddin.

Untuk tujuannya wisata Islami ini--lanjut Jamal--yang pertama sekali tentu Banda Aceh, karena sebelum menyebar ke Kabupaten/Kota wisatawan berada di banda Aceh.

"Destinasi Islami di banda Aceh ini harus kita perhatikan dengan baik, begitu juga kabupaten/kota. Dan sebenarnya bagi non-Muslim, destinasi wisata Islami ini juga juga punya daya tarik," kata Jamal.

Sementara ditanya jumlah wisatawan yang datang ke Aceh di paruh tahun 2019, Jamal menyebut data tersebut belum dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh.

Komentar

Loading...