Unduh Aplikasi

Disbudpar Aceh Gelar Event Budaya Pentas Aceh Milenial dengan Penerapan Prokes Ketat

Disbudpar Aceh Gelar Event Budaya Pentas Aceh Milenial dengan Penerapan Prokes Ketat
Foto: Ist

BANDA ACEH- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bakal menggelar Pentas Aceh Milenial selama dua hari berturut-turut, sejak Sabtu (13/2/2021) dan Minggu (14/2/2021) mendatang di Taman Budaya Banda Aceh. 

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Jamaluddin, SE, M.Si, Ak dalam penjelasannya menyebutkan pagelaran tersebut digelar dalam rangka menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal yang dimiliki oleh provinsi berjuluk Serambi Mekah ini. 

"Selain sebagai sarana hiburan, kita juga ingin memelihara dan menjaga nilai-nilai budaya yang kita miliki, serta mempromosikan kekayaan budaya yang dimiliki Aceh," terang Jamaluddin, Selasa, 9 Februari 2021. 

Meskipun akan dibuka untuk umum, kata Kadisbudpar Aceh ini, namun jumlah pengunjung akan dibatasi sebagai bentuk antisipasi dari terciptanya cluster baru penyebaran virus Covid-19. 

"Jumlah pengunjung akan dibatasi. Penerapan Prokes, seperti pemakaian masker, jaga jarak, dan mencuci tangan akan benar-benar menjadi perhatian  kita bersama dalam kegiatan ini," tegas Jamaluddin. 

Terpisah, Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani, menjelaskan hal senada. Pihaknya akan memberlakukan penerapan Prokes secara ketat dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus corona. 
"Beberapa fasilitas seperti tempat mencuci tangan akan disediakan pada beberapa titik. Selain itu, pola kedatangan pengunjung akan kita atur hanya pada satu pintu masuk, sehingga jarak antar pengunjung tidak menciptakan kerumunan," terang Rahmadhani. 

Dia menambahkan, Disbudpar Aceh juga menyiapkan live streaming melalui saluran channel youtube Disbudpar Aceh untuk kegiatan itu. Hal ini dilakukan pihaknya sebagai upaya agar masyarakat yang tidak sempat berkunjung dapat menyaksikan secara langsung event tersebut di rumah. 

Bagi masyarakat yang datang ke lokasi acara, secara khusus Rahmadhani menyampaikan agar memperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) dengan seksama. 

"Mari menjaga dan menjalankan protokol kesehatan agar penyebaran virus covid-19 ini tidak meluas, sekaligus mendukung kebangkitan industri pariwisata Aceh di era adaptasi kebidupan baru dengan selalu menerapkan budaya CHSE (Cleanliness, Health, Security and Environment) atau 4K (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Kelestarian Lingkungan)," ucap Rahmadhani. 

Berdasarkan rundown yang diterima dari panitia, hari pertama pelaksanaan Pentas Aceh Milenial akan menampilkan serangkaian pembukaan secara formal dilanjutkan suguhan tarian Ranup Lampuan dari Sanggar Al-Hijrah. Selanjutnya, akan dilanjutkan dengan suguhan Tarian Didong dari Aceh Tengah yang ditampilkan oleh Sanggar Titah Linge besutan Okem. Agenda berikutnya, pengunjung yang datang akan dihibur dengan penampilan SEMUKA Band yang dahulunya merupakan personel gabungan komunitas Muspus dari kalangan pelajar di Banda Aceh dan sekitarnya. 

Selain acara di atas, pengunjung juga akan disuguhkan dengan berbagai acara lainnya, seperti penampilan Tari Kreasi dari Sanggar Buana, berupa tari Ratoh Jaroe pimpinan Fahrul Razi, penampilan Hikayat Aceh yang dibawakan oleh seniman muda Mirja Badih, penampilan musik dan puisi oleh Zulfikar Teater Mata, serta penampilan Gery The Voice sebagai band penutup.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...