Unduh Aplikasi

PROYEK PEMBANGUNAN ONCOLOGY CENTER RSUDZA BANDA ACEH

Dirut RSUDZA Benarkan Rekomendasi Pemutusan Kontrak PT Araz Mulia Mandiri

Dirut RSUDZA Benarkan Rekomendasi Pemutusan Kontrak PT Araz Mulia Mandiri
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh Fachrul Jamal. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Direktur Rumah Umum Zainoel Abidin (RSUDZA) Fachrul Jamal membenarkan pernyataan Kepala Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Aceh Amir Hamzah yang menyebutkan tim bersama telah merekomendasi PA/KPA untuk memutuskan kontrak pembangunan gedung oncology center RSUDZA dengan PT Araz Mulia Mandiri.

"Apa yang dikatakan Pak Amir sudah benar, selanjutnya kami tunggu rapat selanjutnya," kata Fachrul Jamal saat dikonfirmasi AJNN, Rabu, (11/11).

Baca: Tim Bersama Rekomendasi Pemutusan Kontrak PT Araz Mulia Mandiri

Namun, Fachrul Jamal menyebut sampai saat ini pihak RSUDZA belum menerima rekomendasi tertulis terkait pemutusan kontrak proyek dengan total Rp 39,5 miliar tersebut.

Dia menambahkan, tim bersama juga sepakat agar proyek tersebut dihentikan sementara sambil menunggu keputusan selanjutnya.

Baca: ULP Aceh: KPA Bisa Langsung Memutuskan Kontrak Sepihak

Saat ditanya kapan pengerjaan proyek tersebut dihentikan, Fachrul mengaku pihaknya telah menghentikan pengerjaan proyek dari awal munculnya daftar hitam perusahaan itu.

"Dari awal sudah kami hentikan pengerjaannya," katanya.

Informasi yang diterima AJNN, penarikan uang oleh PT Araz Mulia Mandiri untuk pembangunan gedung oncology RSUDZA sudah mencapai Rp 7 miliar. 

Komentar

Loading...