Unduh Aplikasi

Dirut PEMA: Hal Administratif Kelola Blok B Siap Lebih Cepat Dari Tenggat

Dirut PEMA: Hal Administratif Kelola Blok B Siap Lebih Cepat Dari Tenggat
Foto: Ist

BANDA ACEH -  Menteri ESDM akhirnya Menunjuk  PT Pembangunan Aceh (PEMA) selaku BUMD Aceh sebagai kontraktor definitif Blok B, namun BUMN milik Pemerintah Aceh ini terlebih dahulu harus menyiapkan beberapa  hal yang bersifat administratif.

Sambil menunggu PEMA menuntaskan hal tetsebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menetapkan pengelola sementara  PT Pertamina Hulu Energi (PHE)- NSB terhitung sejak 18 November 2020 paling lama sampai dengan 17 Mei 2021 atau sampai Kontrak Kerja Sama yang baru ditandatangani & efektif berlaku.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan masa yang cukup untuk persiapan alih kelola dengan memperpanjang sementara kontrak kepada PT Pertamina Hulu Energi (PHE)-NSB sehingga tetap menjamin kelancaran operasi Wilayah Kerja"B".

Baca: Kontrak PHE Diperpanjang Hingga PEMA Siap Secara Administratif Kelola Blok B

PT Pembangunan Aceh (PEMA) optimis mampu menyelesaikan hal-hal administratif untuk mengelola minyak dan gas bumi pada Wilayah Kerja Blok “B” lebih cepat dari waktu yang diberikan.

"Insya Allah akan lebih cepat dari yang diberi waktu maksimal enam bulan, mohon doa dan dukungannya," kata Direktur PT (PEMA) Zubir Sahim kepada AJNN, Kamis (19/11).

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Teuku Mohamad Faisal mengatakan, penunjukan PT Pembangunan Aceh (PEMA) selaku BUMD Aceh sebagai pengelola selanjutnya tinggal menunggu pemenuhan hal-hal administratif. 

Kemudian, dalam rangka menjaga kelancaran operasional dan menjaga tingkat produksi minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja “B”, maka PT Pembangunan Aceh (PEMA) diminta untuk memprioritaskan pemberdayaan personel existing Wilayah Kerja "B".

Komentar

Loading...