Unduh Aplikasi

PEMBANGUNAN RSU BATU BERU

Direktur Rumah Sakit: Itu Sudah Prioritas

Direktur Rumah Sakit: Itu Sudah Prioritas
Selasar yang sedang dibangun di RSU Datu Beru, Takengon.
ACEH TENGAH - Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Daru Beru Takengon, Hardi Yanis mengatakan, pembangunan selasar merupakan kebutuhan mendesak karena selasar yang ada sebelumnya telah rusak dan tidak layak pakai. "Selasar yang kami bangun sekarang merupakan kebutuhan prioritas RSU Datu Beru, karena yang lama sudah tidak layak pakai dan rusak karena gempa,” kata Hardi Yanis kepada AJNN, Kamis (24/3) menanggapi tudingan GeRAK Gayo terkait manajemen perencanaan pembangunan rumah sakit tipe B yang amburadul.

Baca: Pembangunan RSU Datu Beru Dinilai Tak Sesuai Prioritas

Hardi juga meminta maaf kepada seluruh pasien yang berobat karena kenyamanannya sedikit terganggu akibat dari pembangunan tersebut. Namun, menurutnya pembangunan tersebut juga demi kenyamanan pasien yang berobat nantinya.

"Kami juga sudah memasang plang permintaaan maaf atas ketidaknyamanan dibeberapa area pembangunan selasar, kami berharap pasien akan dapat memaklumi hal tersebut. Kalau masalah suara bising dan debu, ya mau gimana lagi, namanya juga sedang membuat bangunan, pasti bising dan berdebulah," ungkapnya.

Dirinya juga mengakui, kebutuhan ruang rawat inap juga menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Namun, dirinya mengatakan tahun ini juga akan dibangun satu gedung rawat inap dengan kapasitas 48 tempat tidur. "Saat ini sedang dalam proses tender, tahun depan kami juga mengusulkan ruang rawat inap tambahan,” sebutnya.

Untuk pembangunan selasar, Hardi mengatakan, dana tersebut bersumber dari pendapatan asli rumah sakit. "Sedangkan ruuang rawat inap yang akan dibangun tahun ini bersumber dari APBK, APBA dan APBN. Begitu juga dengan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Kami tidak sanggup membiayai pembangunan kalau tidak ada bantuan dari luar,” tambah Hardi Yanis.

Komentar

Loading...