Unduh Aplikasi

Direktur RSUDZA Minta Hentikan Pengerjaan Proyek Gedung Oncology Center

Direktur RSUDZA Minta Hentikan Pengerjaan Proyek Gedung Oncology Center
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh Fachrul Jamal. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh Fachrul Jamal mengatakan pihaknya sudah meminta untuk menghentikan proyek pembangunan oncology center RSUDZA yang dikerjakan oleh PT Araz Mulia Mandiri.

Sebelumnya, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) sudah merilis di website resminya status daftar hitam PT Araz Mulia Mandiri. Total anggaran pembangunan gedung oncology center RSUDZA Rp 39,8 miliar.

"Proyek sudah kami minta dihentikan sembari menunggu keputusan dari pihak terkait, seperti Inspektorat, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selanjutnya kami tunggu surat resmi dari mereka," kata Fachrul Jamal kepada AJNN, Selasa (10/10).

Baca: Telaah TP4D, Ada Indikasi Perbuatan Melawan Hukum Tender Proyek RSUDZA

Pantauan AJNN di lokasi proyek, Selasa (10/10), pengerjaan sepertinya masih tetap berlanjut. Beberapa pekerjaan terlihat masih bekerja di dalam lokasi proyek.

Sebelumnya, Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) sudah menyurati Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi terkait dengan permasalahan PT Azra Mulia Mandiri.

"Surat itu juga kami tembuskan ke LKPP, KPPU, dan Gubernur Aceh. Dalam surat ke TP4D jami juga melampirkan kronologi dalam bentuk analisa masalah," kata Nasruddin Bahar kepada AJNN, Rabu (11/10).

Komentar

Loading...