Unduh Aplikasi

Direktur RSUDCND Meulaboh Tak Hadir, DPRK Batal Bahas THL Yang di-PHK

Direktur RSUDCND Meulaboh Tak Hadir, DPRK Batal Bahas THL Yang di-PHK
Puluhan THL saat Audiensi dengan Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli SE.

ACEH BARAT - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, membatalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan manajemen Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSUDCND) Meulaboh bersama para Tenaga Harian Lepas (THL) rumah sakit itu yang diputus hubungan kerja (PHK) belum lama ini.

Pembatalan RDP tersebut dilakukan lantaran direktur rumah sakit itu, dokter Furqansyah, tidak hadir, hanya diwakili oleh pihak manajemen.

"Awalnya memang RDP dengan rumah sakit dan THL kita lakukan hari ini, namun kita tunda lantaran direkturnya pak Furqan tidak hadir, katanya ada halangan yang sangat penting. Karena hanya diwakili direktur dan staf kita tidak jadi laksanakan," kata ketua Komisi IV, Ahmad Yani, kepada AJNN, Senin, (13/1) di ruang kerjanya.

Dikatakan Ahmad Yani, penundaan terpaksa dilakukan setelah anggota Komisi IV itu memastikan pertanggung jawaban dari wakil direktur dan manajemen apakah siap bertanggung jawab dari seluruh yang dibahas, namun tidak ada yang bersedia.

Ditambahkan Yani, dalam pertemuan itu selain tidak hadirnya sang direktur, dari eksekutif atau pemerintahan juga tidak ada perwakilannya sehingga jika dilanjutkan akan sia-sia.

Menurutnya pembahasan tersebut, terkait mekanisme PHK terhadap THL yang dinilai tidak sesuai dengan yang seharusnya, bersadasarkan laporan dari para THL yang dipecat.

"Kita tidak mempertanyakan kenapa adanya PHK terhadap THL, akan tetapi kita ingin pastikan kenapa PHK yang dilakukan apakah sesuai prosedur, karena banyak korban THL yang melaporkan ke kita yang dipertahankan dan di PHK tidak sesuai yang dijanjikan. Karena itu kita butuh kehadiran direktur," ucap Yani.

Yani menjelaskan dengan pembatalan tersebut, pihaknya telah menjadwal ulang pemanggilan sang direktur, dan akan dilakukan kembali besok.

Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...