Unduh Aplikasi

Direktur PT Cibugah dan Empat Karyawan PT Nindya Karya Ditetapkan Jadi Tersangka

Direktur PT Cibugah dan Empat Karyawan PT Nindya Karya Ditetapkan Jadi Tersangka
Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolda Aceh. Foto: Tommy

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah Polda Aceh telah menetapkan tersangka terkait galian C illegal dikawasan Hutan Lindung, Kecamatan Lingge, Aceh Tengah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Erwin Dzadma mengatakan lima tersangka tersebut satu diantaranya Direktur PT Cibugah dan empat lainnya Karyawan di PT Nindya Karya.

"Lima tersangka tersebut berinisial ES, E, A, FE, F. Direktur PT Cibuga itu bernisial F, sementara empat lainnya dari PT Nindya Karya," kata Kombes Pol Erwin Desman, Rabu (9/5).

Erwin menyebutkan, PT Nindya Karya dan PT Cipuga secara bersama telah melakukan pengerjaan proyek jalan di Aceh Tengah senilai Rp 325 milliar. Dalam perjalanannya kedua perusahaan tersebut menggambil material untuk pengerjaan proyek dari kawasan galian C tanpa izin.

"Material yang di gunakan untuk proyek itu diambil dikawasan hutan lindung tanpa izin," ujarnya.

Proses penyidikan dan penyelidikan sudah berlangsung satu bulan. Polisi juga telah memanggil kelima pelaku, namun setiap pemanggilan tidak pernah datang.

"Kami sudah memanggil mereka tapi tidak datang. Dalam kasus ini sudah 29 orang yang sudah kami periksa," katanya.

Selain lima tersangka, kata Kombes Pol Erwin tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lainnya dalam kasus ini. 

"Dari tangan tersangka, kami juga mengamankan 10 dum truk serta empat unit alat berat sebagai barang bukti," ungkapnya.

 

iPustakaAceh

Komentar

Loading...