Unduh Aplikasi

MEDIASI PT PIM DENGAN FORPEMDA GAGAL

Direksi PT PIM: Tanpa Undangan Resmi Kami Tidak Bisa Hadir

Direksi PT PIM: Tanpa Undangan Resmi Kami Tidak Bisa Hadir
Gedung DPRA. Foto: Dok AJNN

ACEH UTARA - Mediasi Direksi PT PIM dengan Forum Pemuda Dewantara (Forpemda) yang difasilitasi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berujung gagal karena ketidakhadiran perwakilan PT PIM.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT PIM, Nasrun mengaku pihaknya tidak hadir dalam mediasi dengan Forpemda di Banda Aceh karena tidak menerima undangan resmi dari DPRA.

Baca: DPRA Gagal Mediasi PT PIM dengan Forpemda

Menurut Nasrun, pihaknya bersama Direktur Utama dan Direktur SDM dan Umum serta Staf Sekper PT PIM sudah berada di Banda Aceh sejak pukul 16.30 WIB. Namun hingga pukul 21.30 WIB, undangan resmi dari DPR Aceh juga tidak dikirim ke direksi PT PIM.

"Karena undangan resmi tak kunjung kami terima dari DPRA, kami berinisiatif kembali ke Lhokseumawe," kata Nasrun kepada AJNN, Rabu (16/10).

Nasrun mengatakan pihak direksi PT PIM memang rencannya akan hadir dalam pertemuan itu. Tapi bila tidak ada undangan resmi pihaknya mengaku tidak bisa hadir.

"Direksi berencana akan meluangkan waktu dan tempat lain guna dilaksanakannya pertemuan dengan Forpemda di DPRK Aceh Utara saja," ujarnya.

Dirinya membantah bila pihaknya disebut mangkir dari agenda rapat yang sudah direncanakan itu.
"Tidak benar bila dikatakan kami mangkir, karena dewan lembaga negara maka undangan yang disampaikan juga harus resmi," imbuhnya.

Tidak hanya sampai disitu, Nasrun mengaku pihak Direksi PT PIM juga sempat mengirim utusan staf untuk melakukan komunikasi dengan pihak DPR Aceh dalam hal mempertanyakan undangan resmi yang belum mereka terima dari DPR Aceh.

"Harapan kita pertemuan ini bisa diagendakan kembali dengan undangan resmi yang dikirim lebih awal dan dilaksanakan pada siang hari," harapnya.

Komentar

Loading...