Unduh Aplikasi

Dipecat Tengah Malam, Dua Juru Masak Dayah Darul Aitami Terpaksa Tidur di Pos Jaga

Dipecat Tengah Malam, Dua Juru Masak Dayah Darul Aitami Terpaksa Tidur di Pos Jaga
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Mau tak mau Aja Marhamah (20) dan Diana (19) harus rela tidur dalam keadaan kedinginan di balai pos penjagaan Dayah Inti Darul Aitami Kabupaten Aceh Barat, setelah diusir dari kamar tidur yang berada di dapur dayah plat merah itu sekira pukul 00.00 WIB.

Peristiwa itu berlangsung pada Rabu, (9/6) pukul 00.00 WIB, di saat keduanya hendak merebahkan badan setelah beraktivitas seharian bersama petugas dapur lainnya.

Menurut Aja Marhamah, ia dan Diana pada tengah malam didatangi oleh beberapa  orang dari Dinas Dayah Kabupaten Aceh Barat, dan meminta mereka mengemasi barang-barangnya serta keluar dari dari kamar dapur mereka, karena telah dipecat.

“Kami dipecat, malam kan tiba-tiba kami disuruh keluar dari dapur, dan tiba-tiba dibilang kami sudah dipecat. Kami sendiri tidak tahu alasannya dipecat. Bahkan pimpinan saja tidak tahu kami dipecat. Kejadiannya malam jam 12 malam,” kata Aja Marhamah yang sehari-harinya bekerja sebagai juru masak di Dayah Inti Darul Aitami, kepada AJNN.

Aja menyebut-nyebut nama Nuriyah selaku kepala Unit Pelayanan Tekhnis Daerah (UPTD) Dayah Inti Darul Aitami, serta beberapa pegawai Dinas Dayah Kabupaten Aceh Barat yang memecat mereka dan minta mereka keluar tengah malam dari pasantren itu.

Aja menduga jika  Nuriyah selaku Kepala UPTD Dayah Inti Darul Aitami, yang memberhantikan mereka lantaran pada Selasa, (8/6) malam sekira pukul 22.00 WIB Nuriyah dan beberapa pegawai Dinas Dayah berada di pasantren tersebut, dan pada tengah malamnya mereka didatangi pegawai dinas dan meminta mereka keluar dari dapur.

Bahkan, kata Aja saat itu Nuriyah bersama dengan pegawai Dinas lainnya cukup lama berada di dayah tersebut serta sempat ngobrol dengan salah seorang juru masak lainnya yakni Slamet Riyanto yang akrab disapa Pak Lek oleh orang dayah itu.

“Yang diberhentikan malam itu ramai termasuk Pak Lek juga dipecat. Selain itu petugas dapur lainnya yang dipecat ada Riyanti, Windi, Lusta Riyani terus ada juga dua pengasuh yakni Nanda Utami dan Intan Mutia,” kata Aja.

Meski demikian, Aja tidak menjelaskan alasan mereka terpaksa tidur di pos penjagaan dayah tengah malam, apakah diminta oleh pihak dinas atau karena terpaksa lantaran tidak tahu pulang kemana.

Yang jelas, menurut cerita Aja mereka baru bekerja di Dayah itu selama 17 hari, dan tanpa diketahui kesalahan yang mereka perbuat tiba-tiba dipecat bahkan tanpa surat pemecatan.

Sementara itu Kepala UPTD Dayah Inti Darul Aitami, Nuriyah enggan memberikan komentar atas alasan pemecatan terhadap sejumlah tukang masak, serta dua pengasuh di dayah itu.

“Oh untuk masalah itu sudah saya serahkan kepada pimpinan Teungku Mukhtar, jadi langsung saja tanya dia masalah itu. Ini saya lagi ada kegiatan nanti saya hubungi lagi ya,” kata Nuriyah singkat.

Komentar

Loading...