Unduh Aplikasi

Dinyatakan Gugur, Pasangan Natsir-Wahyu Nilia KIP Pidie Curang

Dinyatakan Gugur, Pasangan Natsir-Wahyu Nilia KIP Pidie Curang
PIDIE - Pasangan calon bupati Pidie jalur independen, Muhammad Natsir-Wahyu Wahab Usman menyatakan tak terima keputusan rapat pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie yang menggugurkan pasangan tersebut karena tak cukup syarat.

“Kami menolak dengan tegas hasil penelitian admisnistrasi yang telah ditetapkan KIP Pidie, yang menyebutkan dokumen yang kami serahkan tidak cukup persyaratan,” kata bakal calon wakil bupati Wahyu Wahab Usman, MBA, Sabtu (20/9) di Hotel Safira, Blang Paseh, Sigli, Pidie.

Baca: Hasil Pleno KIP Pidie, Satu Paslon Independen Tidak Memenuhi Syarat

Menurutnya, hasil penelitian admisnistrasi yang diteliti KIP Pidie tidak sesuai dengan jumlah dokumen dukungan yang telah diserahkannya, pada Rabu (10/8) lalu. Sebanyak 18.000 lembar KTP sesuai persyaratan.

“Kami tengarai telah terjadi penghilangan dokumen sehingga hasil penelitian yang dilakukan oleh KIP berbeda jauh dengan dokumen yang telah kami serahkan,”ujarnya yang didampingi tim pemenangannya, Fitrah dan Ismail Adnan.

Selain itu lanjutnya, saat melakukan proses penelitian dokumen dukungan pihak KIP Pidie tidak ada upaya menghadirkan petugas atau penghubung dari pihak pasangan calon.

”Kami menilai KIP Pidie tidak menunjukkan sikap jujur, adil, keterbukaan, proporsional dan akuntabel sesuai dengan peraturan KPU nomor 09 tahun 2015,”sebutnya.

Pihaknya mengaku, surat penolakan itu sudah pernah dilayangkan ke KIP Pidie, pada Senin (15/8) lalu, yang juga ditembuskan ke Panwaslih Kabupaten Pidie, namun sejauh ini belum ditindaklanjuti KIP.

Komentar

Loading...