Unduh Aplikasi

Dinsos Aceh Pulangkan Tiga TKI Perempuan dari Malaysia

Dinsos Aceh Pulangkan Tiga TKI Perempuan dari Malaysia
Tiga TKW asal Aceh yang dipulangkan dari Malaysia. Foto: Ist

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial kembali memulangkan tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) perempuan dari Malaysia, Kamis (25/1). Tiga perempuan beserta satu anak-anak dideportasi dari Malaysia, karena tidak memiliki dokumen resmi.

Ketiga TKI perempuan itu yakni Eka Saputri (27), beserta anaknya Muhammad Yazid (2,5), berasal dari Aceh Timur, Ubit Sulaiman (45), dari Bireun, dan Ramadiyah dari Aceh Tamiang (37). Dari tiga perempuan tersebut, satu orang mengalami gangguan jiwa, dan satu orang sakit.

Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri mengatakan ketika mendapatkan kabar ada tiga TKI perempuan asal Aceh bermasalah di Malaysia. Ia selanjutnya memerintahkan Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial Aceh, Rohaya Hanum untuk berangkat ke Malaysia dengan tujuan memulangkan tiga TKI tersebut.

"Pemerintah Aceh tidak ingin ada TKI asal Aceh terlantar disana, ketika mendapatkan kabar itu, saya langsung meminta anggota untuk berangkat kesana, serta mengurus segala biaya kepulangan," kata Alhudri kepada AJNN.

Berkat koordinasi dengan KBRI dan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Aceh, kata Alhudri, pihaknya berhasil memulangkan tiga TKI tersebut dengan selamat.

"Allhamdulillah mereka dengan selamat kami pulangkan ke Aceh," ujarnya

Rohaya Hanum (jelbab hitam) ketika membawa salah satu TKW ke rumah sakit di Banda Aceh. Foto: Ist

Sementara itu, Rohaya Hanum yang terbang langsung ke Malaysia mengatakan ketiga Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh dideportasi karena tidak memiliki dokumen resmi. Mereka juga sempat mendapatkan penyiksaan dari majikan dan agen di Malaysia.

"Mereka juga ada yang disiksa oleh majikan dan agen di Malaysia," ungkap Rohaya.

Ia mengungkapkan seluruh biaya pemulangan ketiga TKW ini berasal dari Pemerintah Aceh. Ketiganya diterbangkan dari Malaysia ke Jakarta. Kemudian dari dari Jakarta diterbangkan ke Banda Aceh dan mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

"Tadi dua orang sudah kami pulangkan ke daerah asal yakni ke Aceh Tamiang dan Bireun. Satu orang lagi masih dalam penanganan medis, tadi yang sakit jiwa juga sempat kami bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ), satu orang lagi belum bisa dipulangkan karena masih akan dilakukan USG besok untuk melihat sakit yang dialaminya," jelasnya.

Selain itu, kata Rohaya, pihaknya juga memberikan sedikit bantuan biaya kepada TKI ketika hendak dipulangkan ke daerah asal. Pihaknya juga berterima kasih kepada KBRI dan BP3TKI Aceh, yang sudah membantu untuk memulangkan tiga TKW itu.

"Besok satu orang lagi juga mungkin dipulangkan setelah diketahui sakitnya. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak tergiur bekerja di Malaysia, karena masih banyak pekerjaan yang masih bisa dikerjakan di Aceh," ujarnya.

Komentar

Loading...