Unduh Aplikasi

Dinonjobkan, Mantan Kadis Pendidikan Pidie Diduga Jarang Masuk Kantor

Dinonjobkan, Mantan Kadis Pendidikan Pidie Diduga Jarang Masuk Kantor
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murthalamuddin. Foto: Kbaone

PIDIE - Sejak dinonjobkan dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murthalamuddin diduga jarang masuk kerja.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Pidie nomor: PEG.824.4/706/2018 yang diperoleh AJNN di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie, disebutkan Murthalamuddin S.Pd. MSP NIP. 19701130 199307 1 001 pangkat/golongan ruang pembina Tk.I IV/b/, guru pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie dan selanajutnya ditempatkan sebagai pelaksana pada Sekretariat Majelis Pendidikan Kabupaten Pidie.

Surat keputusan tersebut ditandatangani Sekda Pidie Muliyadi S Spd MM, pada 16 Oktober 2018.

Sekretaris MPD Kabupaten Pidie, Ansar didamping Ketua MPD Bukhari kepada AJNN mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat keputusan terkait penempatan Murthalamuddin di MPD Kabupaten Pidie.

"Sejauh ini MPD belum pernah menerima SK atas nama Murthalamuddin," kata Ansar, Senin (18/11).

Surat keputusan Bupati Pidie nomor: PEG.824.4/706/2018 tentang penempatan Murthalamuddin pelaksana pada Sekretariat MPD Pidie. Foto: Dok AJNN

Ketua MPD Kabupaten Pidie Bukhari menjelaskan biasanya setiap ASN yang ditempatkan di MPD terlebih dulu menyerahkan SK dan melengkapi usulan gaji. Namun yang bersangkutan tidak menyerahkan SK. Dan menurut keterangan bendahara, bagian TU tidak pernah mengamprah gaji kepada yang bersangkutan.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie Mukhlis mengatakan, Murthalamuddin masih status ASN di jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie dan masih menerima gaji dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie.

"Yang bersangkutan sudah mengurus berkas permohonan pindah ke Provinsi Aceh pada September 2019. Jika surat rekomendasi sudah dikeluarkan dari provinsi, selanjutnya baru dapat dikeluarkan rekomendasi dari Bupati Pidie," katanya.

Jikapun yang bersangkutan tidak mengambil SK penempatannya di MPD, namun intinya harus masuk kerja karena masih menerima gaji dari Pemerintah Kabupaten Pidie.

Surat keputusan Bupati Pidie nomor: PEG.824.4/706/2018 tentang penempatan Murthalamuddin pelaksana pada Sekretariat MPD Pidie. Foto: Dok AJNN

Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Teuku Fikri Teuku mengatakan, sebelumya Murthalamuddin ditempatkan di kantor MPD, namun untuk memudahkan mengurus pindah ke Provinsi Aceh, kemudian yang bersangkutan meminta untuk dipindah tugas ke dinas pendidikan sebagai staf.

"Saat ini dalam proses pindah ke Provinsi Aceh dan sudah mengambil surat rekomendasi dari dinas Pendidikan," kata.

Fikri mengatakan, yang bersangkutan hanya tiga hari masuk kerja sebagai staf di kantor dinas pendidikan, meski tidak secara rutin.

Sementara itu, Murthalamuddin ketika dikonfirmasi AJNN enggan berkomentar banyak terkait permasalah itu. Ia hanya mengatakan lagi menunggu pengurusan pindah.

"Giemana mau masuk kantor, sedangkan saya nota dinas ke Kota Medan, menunggu proses pindah saya, itu saja," kata Murthalamuddin dalam bahasa Aceh ketika dikonfirmasi AJNN, Senin (18/11) malam.

Komentar

Loading...