Unduh Aplikasi

Dinkes Aceh Tinjau Kelayakan RSU Cut Nyak Dhien

Dinkes Aceh Tinjau Kelayakan RSU Cut Nyak Dhien
Tim Dinas Kesehatan Aceh saat melakukan visitasi ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU CND) Meulaboh.
ACEH BARAT - Tim Dinas Kesehatan Aceh melakukan visitasi ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU CND) Meulaboh untuk menilai kesiapan rumah sakit tersebut berubah status dari tipe C menjadi tipe B.

Ketua Tim Vistiasi Peningkatan Kelas Rumah Sakit dari Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hilda Candra mengatakan, pihaknya sudah tiga kali melakukan penilaian terhadap rumah sakit Cut Nyak Dhien. "Kunjungan pertama pada tanggal 22 Junuari 2015, dan kedua pada 21 Agustus 2015. Dan ini yang terakhir," kata dr. Hilda Candra, Senin (14/3).

Menurutnya, apabila dibandingkan pada kunjungan yang lalu, sudah banyak perubahan, misalnya ruang instalasi gawat darurat sudah tertata dengan pembagian ruangan-ruangan seperti ruang treaster, ruang oberservasi maupun ruang Pencegahan Penanganan Infeksi (PPI).

"Ruang farmasi sudah tertata dengan baik, kalau dulu sampah-sampah kardus obat berserakan, kalau sekarang sudah tidak terlihat lagi. Kalau sudah ada perubahan seperti, saya yakin peningkatan tipe sudah bisa segera terealisasi," jelasnya.

Dirinya mengatakan, masih ada pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh rumah sakit. Salah satunya penataan kamar bedah untuk memenuhi standar bedah plastik, serta adanya ruang sterilisasi alat operasi sesuai standar, dan ruang PPI.

"Sampah juga harus segera dicarikan solusi, penanganan sampah masih terkesan jorok karena masih banyak yang berserakan di depan ruangan pasien," ujarnya.

Peningkatan kelas bagi RSU CND, kata Hilda, sudah menjadi keharusan, apalagi rumah sakit ini merupakan rujukkan masyarakat pantai barat selatan Aceh untuk berobat.

"Kedatangan kami atas permintaan pihak rumah sakit untuk menilai hasil pembenahan yang sudah dilakukan oleh manajemen rumah sakit. Ini juga perintah Kepala Dinas Kesehatan Aceh," jelasnya.

Selain itu, Hilda berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ikut berperan dan bertanggung jawab terhadap rumah sakit ini. "Misalnya dengan menyiapkan anggaran untuk kebutuhan rumah sakit. Semakin besar anggaran yang tersedia, akan semakin mudah bagi rumah sakit dalam membenahi kekurangan, sehingga bisa memberikan peluang lebih besar untuk peningkatan kelas rumah sakit," tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSU CND, Dr. Akbar Siregar berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, serta melakukan pembenahan terhadap kekurangannya.

"Kalau untuk ruang operasi memang menjadi kendala, tapi tahun ini akan segera kami benahi, dan akan kami sediakan dua ruang operasi serta pelengkapannya apalagi anggarannya sudah ada," katanya.

Untuk masalah sampah, jelas Akbar, pihaknya akan membicarakannya dengan rekanan yang menangani sampah tersebut.  "Sampah bukan kami yang kelola, tapi ada rekanannya," ujarnya.
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...